Bea Cukai Bongkar Sindikat Pengedar dan Pembuat Rokok Ilegal di Jambi

zamzam/relass
 Bea Cukai Bongkar Sindikat Pengedar dan Pembuat Rokok Ilegal di Jambi

Jakarta, HanTer - Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Pusat, Jakarta bersinergi dengan tim P2 Bea Cukai Jambi membongkar sindikat pembuat dan pengedar rokok ilegal di Provinsi Jambi.

Kepala Seksi P2 Bea Cukai Jambi, Heri Susanto mengatakan penindakan itu selaras dengan kampanye yang masih dilakukan, yaitu Kampanye Gempur Rokok Ilegal.

“Diharapkan dengan adanya operasi Gempur ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ciri-ciri rokok ilegal,” ujar Heri dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin.

Dalam operasi itu Sebanyak ribuan batang rokok ilegal milik pengusaha rokok asal Malang berinisial J disita sebagai barang bukti.

Terbongkarnya bisnis rokok ilegal yang diduga merugikan negara hingga miliaran rupiah itu terjadi pada Senin, 27 Januari 2020.

Saat itu, tim gabungan Bea Cukai Pusat dan Jambi melakukan penggerebekan di dua lokasi, yaitu di Jalan Ness, Muaro Jambi dan Jalan Lingkar Barat II, Bagan Pete, Kecamatan Kotabaru, Jambi.

Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika P2 Bea Cukai Pusat mendapat informasi dari masyarakat pada tanggal 26 Januari 2020 tentang kedatangan rokok ilegal dari Malang ke Jambi dalam jumlah besar.

Berdasarkan informasi itu, tim P2 Bea Cukai Pusat turun ke Jambi. Pada Senin 27 Januari 2020, tim P2 Bea Cukai Pusat melakukan pengintaian dan  memergoki  sebuah mobil boks keluar dari gudang dengan bermuatan penuh rokok ilegal.

Namun, saat dihentikan, supir mobil boks tersebut berupaya kabur sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.  Tim P2 Bea Cukai Pusat berhasil menghentikan laju mobil boks bernomor polisi  BH 9244 AU itu di Jalan Ness, Muaro Jambi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 40  karton rokok ilegal dari berbagai merk, di antaranya merk Rasta.

Tim P2 Bea Cukai Pusat kemudian melakukan pengembangan penyelidikan untuk mencari barang bukti rokok ilegal lainnya.  

Dari hasil pengembangan penyelidikan diperoleh informasi masih terdapat 10 truk yang bermuatan sama sedang parkir di halaman sebuah gudang di Jalan Lingkar Barat II, Bagan Pete, Kota baru, Jambi.

Sebelum menggerebek gudang tersebut, tim P2 Bea Cukai Pusat menggandeng petugas P2 dari Kantor Bea Cukai Jambi.

Dari hasil penggeledahan di gudang itu, disita 350 karton rokok ilegal yang dimuat dalam 10 truk dan 313 karton rokok ilegal lainnya yang masih tersimpan di dalam gudang.

Selain menyita ratusan karton yang berisi ribuan batang rokok ilegal, tim gabungan P2 Bea Cukai juga mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam bisnis rokok ilegal tersebut.

Keempat orang itu berinisial A berusia 20 tahun, HP 31 tahun, FS 19 tahun dan A 48 tahun.


Tokoh Masyarakat Mendukung

Sementara itu, tokoh masyarakat Jambi, Haji Mohammad Bahrun saat merespon tindakan tegas yang dilakukan tim gabungan P2 Bea Cukai mengungkapkan rasa terima kasih karena menurutnya para pelaku akan merasa jera untuk mengulangi perbuatan jahat mereka di wilayah Jambi.

“Kami meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani agar memerintahkan bawahannya, dalam hal ini Bea Cukai, supaya menangkap pemilik pabrik rokok-rokok ilegal tersebut,” pungkasnya.

#Bea   #Cukai   #Bongkar   #Sindikat   #Pembuat   #Rokok   #Ilegal