Marak Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Pastikan Kesiapan Hadapi Tantangan Global

Sammy
Marak Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Pastikan Kesiapan Hadapi Tantangan Global
Penjemputan warga Indonesia yang berada di Wuhan (ilustrasi/ist)

Jakarta, HanTer - Pemerintah disebutkan siap menghadapi tantangan global yang terjadi saat ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko, berkenaan dengan maraknya penyebaran virus Corona di beberapa belahan dunia.

Dirinya mengakui bahwa, penyebaran virus Corona telah berdampak pada pelemahan beberapa sektor termasuk pariwisata nasional. Namun, dia mengungkapkan bahwa Presiden bersama para menteri telah merapatkan kemungkinan jalan keluar di Istana Negara, Bogor beberapa waktu lalu.

"Tetapi sekali lagi, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk skenario yang buruk sekalipun," kata Moeldoko di Jakarta, Kamis (5/2/2020).

Meski demikian, dia enggan mengungkapkan potensi dampak buruk yang dimaksud. Dia mengungkapkan, pemerintah telah membuat proyeksi kalau sesuatu yang buruk tersebut benar terjadi di Indonesia.

"Langkah-langkah tindakannya seperti apa, itu kita sudah menyiapkannya," kata mantan panglima TNI tersebut.

Hal tersebut disampaikan Moeldoko dalam diskusi bertema menghadapi ketidakpastian global yang diadakan di Jakarta oleh relawan Projo.

Bahkan, diriny mengapresiasi inisiatif Projo yang menggelar diskusi tersebut. Menurut dia, Presiden Jokowi sangat perhatian atas isu global seperti perdagangan hingga kesehatan.

"Adanya inisiatif Projo untuk ambil bagian dalam mendukung berbagai masalah yang dihadapi kabinet ini, selayaknya diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Moeldoko.


Isu Ketidakpastian

Sementara itu, Wakil Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi, menilai bahwa kondisi dunia saat ini sedang dalam penuh ketidakpastian dengan berbagai isu.

Dia berpendapat, kondisi tersebut pasti berdampak pada kondisi perekonomian Indonesia. Ketua Umum Projo itu mengungkapkan, apalagi tadi pagi kan pada kuarter keempat ekonomi kita dilaporkan turun jadi 4,9 persen. Artinya, sambung dia, akan ada banyak aspek yang harus dibahas.

"Tapi yang pasti kita sebgai anak negeri dan anak bangsa harus siap menghadapi apapun yang terjadi dalam kondisi global itu," katanya.