Revitalisasi Monas, Cawagub Hingga Mantan Wagub Membela Anies 

sammy
Revitalisasi Monas, Cawagub Hingga Mantan Wagub Membela Anies 

Jakarta, HanTer - Polemik seputar revitalisasi Monumen Nasional (Monas) kian bergulir. Meski hal tersebut menuai kontroversi di berbagai kalangan, namun tak sedikit yang menilai bahwa proyek tersebut patut berjalan.

Adapun Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, membela Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan prihal polemik revitalisasi kawasan Monas. Menurutnya, revitalisasi Monas menjadi kewenangan Anies. 

"Ya saya kira kita komunikasikan apa yang sudah menjadi kebijakan pak gubernur (Anies)," kata Riza di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Dirinya menilai, proyek revitalisasi tersebut tentunya punya aturan hukum. Menurutnya, Pemprov DKI tinggal mengomunikasikan dengan baik harapan pemerintah pusat.

Tak hanya Riza, Cawagub yang diusulkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nurmansjah Lubis juga sependapat dengan Riza. Menurutnya, revitalisasi Monas untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH).

"Jakarta hanya memiliki 3 persen RTH, dan idealnya punya 30 persen. Jadi saya pikir, tujuan utamanya adalah bagaimana RTH DKI ini secara esensial dibangun. (Gubernur) sudah melakukannya, cuma kan namanya juga sendirian, kita bantuin jadi wagub supaya diperbanyak RTH-nya," kata Nurmansjah di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Sebelumnya diketahui, revitalisasi Monas sempat mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Seperti, Koalisi Pejalan Kaki, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), hingga Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi.

Bahkan, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya pun angkat bicara. Pihak Ombudsman menilai, apa yang dikerjakan Anies adalah maladministrasi karena tidak mengantongi izin Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Hal ini, mengacu Keputusan Presiden (Keppres) nomor 25 tahun 1995 tentang Pembangunan Kawasan Medan Merdeka di Wilayah Daerah Khusus Ibu kota Jakarta

"Saatnya para pihak duduk bersama dan memastikan bahwa Revitalisasi Monas tidak mengurangi RTH di wilayah Jakarta secara umum, jika diperlukan perlu ada re-design terhadap proyek tersebut," tegas Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho.

Sempat Dibahas

Selain itu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga angkat bicara prihal proyek revitalisasi Monas. Bahkan, Sandiaga membela langkah Gubernur Anies.

Pria yang akrab disapa Sandi ini mengatakan, soal revitalisasi sudah pernah dibahas sejak dia masih menjabat wagub DKI. "Pak Anies membahas dengan saya (soal revitalisasi)," kata Sandi di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Sandi mengatakan, rencana merevitalisasi Monas sudah ada sejak masa jabat gubernur-gubernur sebelumnya. Menurutnya, revitalisasi memang diperlukan, mengingat pengunjung Monas yang terus meningkat.

"Monas kalau hari biasa ada 50 ribu pengunjung. Dan kalau di hari-hari libur itu bisa sampai 100 ribu pengunjung. Monas kan ikon wisata," tambahnya.

Ada Cara Lain

Sementara itu, revitalisasi kawasan Monumen Nasional diharapkan tidak merusak lingkungan. Menurut Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI, Nova Harivan Paloh, masih ada cara lain untuk memoles ikon Jakarta itu.

"Kami tidak menyetujui menebang pohon. Kan bisa ditata interiornya tanpa merusak lingkungan," katanya di Jakarta, Minggu (2/2/2020).

#Monas   #anies