KPK Inventarisir Kasus Mangkrak

zamzam
KPK Inventarisir Kasus Mangkrak


Jakarta, HanTer - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan lembaga yang dipimpinnya tengah menyelidiki 366 kasus. Diantara kasus itu ada yang mangkrak.

 Firli menyatakan siap melakukan evaluasi, terkait penyelidikan ratusan kasus tersebut.

"Saya akan melakukan evaluasi," ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat Senin (27/1/2020).

Mantan Kabaharkam Polri ini menerangkan sedang menginventarisasi kembali seluruh perkara yang ada, untuk mengevaluasi kelayakan suatu perkara dilanjutkan atau tidak.

"Tentu kita bertanya, 366 perkara ini akan diapakan? Pimpinan KPK sudah merumuskan, pertama melakukan inventarisasi kembali terhadap seluruh perkara dalam tahap penyelidikan," jelas Firli.

Apabila perkara itu dianggap layak, lanjut Firli, KPK akan menerbitkan surat perintah penyelidikan lanjutan.

Firli menambahkan, apabila diperlukan penyadapan, KPK akan berkoordinasindengan Dewan Pengawas (Dewas) untuk meminta izin sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

Mengenai izin penyadapan tersebut memiliki syarat, yakni perlunya dilakukan gelar perkara.

"Kuat-kuatan kita. Apakah gelar perkara sekaligus 10 digelar langsung kita ajukan? Tapi yang pasti kemarin ketua dan anggota Dewas sepakat kami akan bekerja keras," bebernya.

RDP dengan Komisi III DPR RI ini, Firli juga menegaskan, KPK di bawah kendalinya belum pernah mengajukan permohonan izin penyadapan kepada Dewas. Terlebih pihaknya belum mengajukan surat perintah penyidikan baru atas suatu perkara.

#Kasus   #Mangkrak   #di   #KPK