Kasus Suap Alih Fungsi Hutan; Zulhas Mangkir Dipanggil KPK

zamzam
 Kasus Suap Alih Fungsi Hutan; Zulhas Mangkir Dipanggil KPK

 

Jakarta, HanTer - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2009-2014 Zulkifli Hasan (Zulhas) mangkir dari panggilan penyidik KPK sebagai saksi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (16/1/2020 tanpa keterangan.

Sedianya Zulhas bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korporasi PT Palma dalam penyidikan kasus suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau Tahun 2014.

"Pak Zulhas dipanggil sebagai saksi untuk pidana PT Palma hari ini tidak hadir. Sampai tadi yang kami terima informasinya, belum ada konfirmasi yang bersangkutan kenapa tidak hadir," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta (16/1/2020).

KPK  akan menjadwalkan ulang kembali pemanggilan terhadap Ketua Umum DPP PAN tersebut.

"Nanti dari tim penyidik akan memanggil ulang kepada yang bersangkutan. Tentunya nanti beberapa hari ke depan baru kami akan panggil ulang," ujarnya.

Diketahui, KPK pada 29 April 2019 telah mengumumkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi, yakni PT Palma, Legal Manager PT Duta Palma Group Tahun 2014 Suheri Terta (SRT), dan pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma Surya Darmadi (SUD).

Nama Zulhas sempat disebut dalam kontruksi perkara tiga tersangka tersebut. Pada 9 Agustus 2014 Zulkifli Hasan sebagai Menteri Kehutanan menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan tanggal 8 Agustus 2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan kepada Gubernur Riau saat itu Annas Maamun.

Dalam surat itu, Menteri Kehutanan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan permohonan revisi bila ada kawasan yang belum terakomodasi melalui pemerintah daerah.