Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi Gantikan Isi Kursi Kosong Pasca Wahyu Setiawan Tertangkap

Danial
 Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi Gantikan Isi Kursi Kosong Pasca Wahyu Setiawan Tertangkap
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman

Jakarta, HanTer - Tersangka mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan sudah ditahan oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang secara otomatis kursi komisioner yang ditinggalkannya kosong.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan, posisi Wahyu Setiawan sebagai komisioner, akan digantikan oleh I Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi.

Arief menyebutkan, Wahyu sendiri sudah mengundurkan diri, sehingga tak bisa menjalankan tugas dan akan diganti oleh orang yang berada di peringkat kedelapan saat uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) calon komisioner KPU pada 2017 lalu.

"Yang menggantikan nomor urut delapan, kalau tidak salah pak I Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi," ujar Arief dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Arief menerangkan, pergantian pejabat komisioner akan dilakukan usai proses pengunduran diri Wahyu selesai. Malam ini KPU RI akan mengirim surat pengunduran diri Wahyu ke Presiden Joko Widodo.

KPU yang terdiri dari tujuh komisioner, dimana dalam penghitungan suara calon komisioner KPU 2017 silam, Pramono Ubaid Tanthowi berada di urutan pertama dengan 55 suara. Berturut-turut diikuti oleh, Wahyu Setiawan (55), Ilham saputra (54), Hasyim Asy'ari (54), Viryan (52), Evi Novida (48), dan Arief Budiman (30) serta I Dewa Kadek Wiarsa Raka Sandi, yang nanti bakal menggantikan Wahyu, berada di urutan kedelapan dengan 21 suara.

I Dewa Kadek Raka Sandi tercatat pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi Bali periode 2013-2018. Kemudian saat ini dia menjabat sebagai Anggota Bawaslu Provinsi Bali periode 2018-2023.

KPK menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka dugaan suap penetapan anggota DPR pergantian antar waktu (PAW) fraksi PDIP, karena diduga meminta uang Rp900 juta untuk membantu Harun Masiku sebagai pengganti anggota DPR yang meninggal dunia, yaitu Nazarudin Kiemas.

Wahyu Setiawan juga telah mengirim surat pengunduran diri sebagai komisioner KPU. Surat itu dilengkapi dengan tanda tangan di atas meterai dan telah diterima oleh KPU.