FKMPP Dukung Polri Tegakkan Hukum di Tanah Papua

Safari
FKMPP Dukung Polri Tegakkan Hukum di Tanah Papua

Jakarta, HanTer - Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) meenggelar aksi di depan Museum Polri, Jakarta, Jumat (10/1/2020). Dalam aksinya mereka mendukung Polri untuk menegakan hukum dan pemberantasan korupsi di tanah Papua. Sehingga masyarakat Papua bisa merasakan keadilan dan kesejahteraan.

 

Ketua FKMPP Marthen B Maran mengatakan, aksi dukungan FKMPP terhadap kinerja Polri dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Papua diikuti sekitar 150 anggota. Dukungan terhadap Polri dilakukan FMPP karena saat ini masalah korupsi sudah merajalela di Papua. Sayangnya, pemberantasan korupsi tersebut kurang perhatian dari pihak penegak hukum seperti KPK, Polri dan Kejaksaan.

 

"Oleh karena itu kami minta supaya tahun 2020 ini dijadikan momentum dalam penegakan hukum di tanah Papua," tegas Marthen B Maran di depan Gedung Museum Polri, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

 

Marthen menuturkan, di tahun 2020 ini maka aparat penegak hukum untuk menangkap para oknum pejabat yang melakukan korupsi. Apalagi ada di antara oknum pejabat di Papua yang diduga menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang notabene dana masyarakat untuk bermain judi di Macau, dan Singapura.

 

"Jangan dibiarkan bebas oknum pejabat itu. Karena itu (dana Otsus) digunakan mereka untuk bermain judi," tegasnya.

 

Lebih lanjut Marthen penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, jujur, transparan, bertanggung jawab dan berwibawa menjadi suatu keharusan. Karena disitulah kunci untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan di tanah Papua. Sehingga pada akhirnya akan hadir perdamaian di Bumi Cendrawasih.

 

"Tapi selama 6 tahun upaya pemerintah melalui berbagai kebijakan, baik ketika Presiden SBY ketika itu. Dan perhatian dari Bapak Presiden Jokowi untuk percepatan pembangunan di Papua.

Namun dalam perkembangannya masih banyak PR yang harus dikerjakan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan di Tanah Papua," paparnya.

 

Oleh karena itu, sambung Marthen, pihaknya meminta agar Kapolri untuk segera menangkap para koruptor di Tanah Papua yang menyengsarakan masyarakat Papua. Selain itu tangkap juga para oknum pejabat Papua yang terbukti gunakan uang rakyat untuk bermain judi. Tangkap juga separatis berdasi yang ada di Tanah Papua maupun di luar Papua.

 

"Tegakkan hukum di Tanah Papua tanpa pandang bulu agar masyarakat Papua percaya bahwa hukum di NKR berlaku adil," tandasnya.

 

Dalam aksinya FKMPP juga membentangkan spanduk dengan berbagai tulisan. Di antaranya, "Tahun 2020 harus menjadi tahun penegakan hukum di Tanah Papua. Dan Tegakkan hukum di Tanah Papua tanpa pandang bulu." Aksi FKMPP dikawal polisi dan berlangsung dengan tertib. Perwakilan FKMPP pun diterima masuk ke dalam Mabes Polri.