Tak Dukung Menantu Jokowi, DPP PDIP Tegur PAC Medan

Safari
Tak Dukung Menantu Jokowi, DPP PDIP Tegur PAC Medan
Presiden Jokowi bersama menantunya Bobby Nasution

Jakarta, HanTer - Sebanyak 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan PDIP se-kota Medan mendeklarasikan dukungannya kepada Plt Walikota Medan Akhyar Nasution untuk maju di Pilwalkot 2020. Akhyar, yang merupakan kader PDIP, dinilai lebih mampu memimpin Kota Medan ketimbang menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, yang juga mendaftarkan diri melalui PDIP.

Terkait penolakan dukungan terhadap Bobby ini,  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan sudah menegur Pengurus Anak Cabang (PAC) partai di Medan, Sumatera Utara.

"Anak cabang sudah kami tegur karena untuk menyampaikan kebijakan-kebijakan strategis terkait dengan Pilkada itu berada di Dewan Pimpinan Pusat Partai," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu.

Hasto menegaskan tugas PAC PDIP Medan hanyalah menjalankan keputusan politik partai sembari menyerap aspirasi rakyat, bukan menyatakan sikap.

Sedangkan terkait pencalonan merupakan kewenangan di DPP atas arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Karena kewenangan pencalonan itu berada di DPP Partai dalam rangka Ketua Umum Megawati Soekarnoputri," ujarnya dilansir Antara.

Meski demikian, Hasto menyebut apa yang dilakukan PAC PDIP Medan adalah bagian dari demokrasi. "Ya itu demokrasi. Tetapi tahapan-tahapan kami adalah PAC menjaring informasi itu, menjaring tokoh, kemudian disampaikan kepada DPP partai melalui DPC dan DPD. Kemudian DPP partai juga melakukan pemetaan politik. Itu disiplin partai. Nah sehingga kami sedang proses pembahasan sehingga semuanya sebaiknya menunggu keputusan dari Ibu Megawati Soekarnoputri," tutur Hast dilansir Antara.

Lebih Unggul

Seperti diketahui, 21 PAC tingkat kecamatan PDIP kota Medan mendukung Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution dibanding menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution untuk maju di Pilwalkot Medan 2020.

"Kami berharap, apabila memang DPP menghendaki sesuai dengan instruksi partai yang lebih mengutamakan kader, kami berharap agar Akhyar dapat dicalonkan sebagai calon wali kota ke depan," kata Ketua PAC PDIP Medan Johor, Gumana Lubis, di Deklarasi 21 PAC Dukung Akhyar di Jalan Krakatau, Kota Medan, Selasa (7/1).

Ia berharap, DPP PDIP bisa menampung aspirasi tersebut, apalagi berdasarkan survei, Akhyar lebih unggul dibanding Bobby.
"Suara Akhyar lebih unggul dari calon lain termasuk Bobby, itu membuat PAC semangat," ujarnya.

Selain masalah elektabilitas, menurut Gumana, Akhyar layak didukung karena merupakan kader PDIP yang sudah mengabdi dari tingkat paling bawah. Ia menyebut, sebelum akhirnya menjadi Plt Wali Kota Medan, Akhyar pernah menjadi pengurus DPC hingga DPD PDIP.