BPJAMSOSTEK Lindungi Seluruh Pekerja di Lingkungan DPR RI

Arbi
BPJAMSOSTEK Lindungi Seluruh Pekerja di Lingkungan DPR RI

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Sekretariat Jendral DPR RI, untuk memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (Non-ASN), di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Dalam nota kesepahaman yang ditandatangi oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, E. Ilyas Lubis dan Sekjen DPR RI, Indra Iskandar, perlindungan yang diberikan BPJAMSOSTEK mencakup seluruh pegawai Non-ASN di DPR RI, yaitu  para Tenaga Ahli (TA) dan Staf Administrasi (SA) anggota DPR RI.

"BPJAMSOSTEK sebagai badan penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki tugas untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja tersebut. Sebab setiap profesi pasti memiliki risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja," ujar Ilyas.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso, Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir, Singgih Marsudi, dan Kepala bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi, Eris Aprianto.

Ilyas menuturkan, disamping perlindungan atas risiko, saat ini manfaat atas jaminan sosial ketenagakerjaan mengalami kenaikan yang signifikan dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah Nomor 82/2019.

“Kenaikan manfaat tersebut diantaranya nilai santunan jaminan kematian yang sebelumnya Rp24 Juta menjadi Rp42 Juta, perawatan home care sebesar Rp20 Juta dan bantuan beasiswa kepada dua orang anak peserta hingga perguruan tinggi dengan total nilai bantuan sebesar Rp174 Juta,” tambah Ilyas.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso berharap bentuk perlindungan ini bisa diberikan juga kepada Pegawai Non ASN di lingkungan DPRD Provinsi dan DPRD Kabuapaten/Kota. “Saya siap menjadi Ambassador BPJAMSOSTEK,” tegas Agus.

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Gambir, Singgih Marsudi menambahkan, hingga saat ini  total Pegawai Non-ASN yang telah dilindungi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan mencapai 4.481 tenaga kerja.

“Kami ke depan akan terus berjuang untuk melindungi tenaga kerja Non-ASN di lembaga-lembaga lain agar terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan” ucap Singgih.

Dalam kesempatan itu, Kepala bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi, Eris Aprianto, berkesempatan melakukan sosialisasi manfaat dan program BPJAMSOSTEK kepada pegawai Non-ASN di lingkup DPR-RI.

Terdapat empat program yang dikelola oleh BPJAMSOSTEK, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).