Pegiat Anti Narkoba Kecam Usulan Masinton Bubarkan BNN

sammy
 Pegiat Anti Narkoba Kecam Usulan Masinton Bubarkan BNN

Jakarta, HanTer - Pernyataan salah satu Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI-Perjuangan, Masinton Pasaribu, yang mengancam akan membubarkan Badan Nasional Narkotika (BNN), kerap menuai kontroversi. Bahkan, pernyataan tersebut mendapat kecaman dari berbagai kalangan.

Ketua DPC Indonesia Anti Narkoba (Insano) Jakarta Timur, Amos Hutauruk, mengaku kecewa atas pernyataan Masinton tersebut. Terlebih, adanya statemennya yang ingin membubarkan BNN Badan Narkotika Nasional.

"Karena saat ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia cukup memprihatinkan dan merambah ke hampir semua lapisan umur masyarakat. Tidak hanya kalangan dewasa tetapi menjerat juga para remaja bahkan anak-anak," katanya di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Tak sampai disitu, berbagai kalangan dari karyawan swasta, publik, bahkan pejabat negara pun banyak yang menjadi korban dari kejahatan narkotika ini.

"Bahkan mirisnya, hingga akhirnya korban narkotika dijemput oleh maut," terang dia.

Amos mengungkapkan, Pemerintah saat ini telah menerbitkan Instruksi Presiden untuk mendukung tercapainya Indonesia selaku Negeri bebas Narkoba. Bahkan secara tegas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan bahwasanya Indonesia saat ini darurat narkoba.

Namun, dirinya mengaku bingung mengapa Anggota Legislatif, yakni Masinton malah menyarankan untuk membubarkan BNN.

"Atau mungkinkah jaringan kartel narkoba sudah masuk di parlemen, sehingga salah satu Anggota Komisi 3 lantang bersuara untuk menutup BNN?," tanyanya.

Ia menerangkan, menurut Badan pengendalian Internasional (INCB), bahwa negara-negara anggota ASEAN membuat kesepakatan Drug-Free ASEAN 2015, yang isinya menjadikan ASEAN sebagai wilayah bebas narkoba pada tahun 2020.

"Tetapi semangat tersebut sangat berbeda dengan pernyataan Anggota komisi III DPR RI, yang menyatakan BNN perlu dibubarkan. Apakah ini petunjuk keras, bahwa kartel Narkoba sudah dapat menari nari di atas panggung perpolitikan indonesia," ungkapnya.

Karena itu, pihaknya mendesak agar Masinton Pasaribu selaku Anggota Komisi 3 meminta maaf ke publik. Hal itu menurutnya, karena sudah seharusnya Anggota Legislatif mendukung pemerintah dalam memberantas narkoba.

"Bukan malah membubarkan lembaga yang berperan dalam memberantas narkoba, dalam hal ini BNN," ujar Amos.

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi III DPR Fraksi PDI-Perjuangan, Masinton Pasaribu, mengancam membubarkan BNN. Menurut Masinton, kerja BNN tak menunjukkan hasil.

"Saya minta BNN dievaluasi, bubarkan. Kami akan melakukan revisi terhadap undang-undang narkotika. Dilebur saja (BNN), enggak perlu lagi, enggak ada progres," kata Masinton.

#Usul   #BNN   #Dibubarkan