Jaga Independensi KPK, Firli Diminta Pensiun Dini

Safari
Jaga Independensi KPK, Firli Diminta Pensiun Dini
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Firli Bahuri

Jakarta, Hanter - Direktur Center for Budget Analysist (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Firli Bahuri harus mengundurkan diri dari keanggotaan kepolisian atau pensiun dini 

“Kalau beliau tidak mengundurkan diri atau pension dini jelas akan ada konflik kepentingan, karena jika benar Firli tetap menjadi polisi maka akan ada eksploitasi terhadap KPK yang selama ini gigih menangkap sejumlah pihak sebagai upaya pemberantasan korupsi.

"Firli (tetap menjadi polisi) maka Itu sama saja, KPK dibawah komando polisi. Artinya, kalau Firli tetap polisi menunjukan KPK  dibawa kendali polisi atau berlaku hukum dwifungsi polisi," ujar Uchok di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Sementara itu, pengamat politik dari Lembaga Kajian dan Analisa Sosial (LeKAS) Karnali Faisal mengatakan, para pimpinan KPK sebaiknya memang melepaskan semua posisi jabatan di manapun. Independensi KPK harus diawali dari para pimpinannya yang juga melepaskan semua jabatan di luar KPK. Sampai hari ini KPK merupakan lembaga ad hoc yang memiliki peran penting dalam pemberantasan korupsi.

"Pimpinan KPK mungkin masih bisa menjaga independensinya meskipun tidak mengundurkan diri dari instansi sebelumnya. Tapi tentu saja persepsi publik akan berbeda," jelasnya.

Maka agar terjaga dari persepsi conflict of interest, sambung Karnali, maka sikap independensi dan trust publik terhadap KPK harus dijaga dan dirawat.  sebaiknya semua pimpinan KPK mengundurkan diri dari jabatan mereka sebelumnya. Pengabdian Firli di kepolisian juga seharusnya sudah cukup membuatnya pensiun dari Polri.

"Saat ini Firli mengabdi di KPK tanpa embel-embel status yang lain." paparnya.

#KPK   #Firli