Rp500 Miliar untuk Jabatan Menteri ?

danial
Rp500 Miliar untuk Jabatan Menteri ?

Jakarta, HanTer - Dugaan politik uang dari terpilihnya para menteri yang menduduki kabinet Joko Widodo - Ma'ruf Amin untuk 2019 hingga 2024 mulai terungkap.

Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat yang membeberkan ada bakal calon menteri Presiden Joko Widodo yang diminta partai politik uang kontribusi agar disodorkan namanya. Uangnya bernilai fantastis hingga Rp 500 Miliar.

Menurut Humphrey, orang tersebut sudah disukai Presiden Joko Widodo, hanya saja ada partai yang mendekatinya dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji.

"Saya sudah mendengar dari calon menteri yang sebenarnya itu pilihan dari Jokowi, dia mau di-endorse partai politik tersebut, dia tidak harus kasih uang untuk itu, tapi harus ada komitmen selama dia menjadi menteri, harus bisa kontribusi Rp 500 miliar," kata Humphrey dalam diskusi di kawasan Matraman, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Namun Humphrey menolak menyebutkan partai apa yang dimaksudkannya itu, dan menerangkan secara rinci siapa orang tersebut dan menolak tawaran partai karena harus membayar uang.

"Karena dia memang orang profesional ya, itu tentu against dari pada esensi dari hati nuraninya, dia tidak mau. Kalau dia mau, dia bisa, karena diminta uang pun dia tidak punya, karena dia seorang profesional, keahliannya memang dibutuhkan oleh presiden," celoteh Humphrey.

Ditambahkannya, tidak menutup praktik demikian juga terjadi ke calon menteri lainnya. Dia berharap partai politik berbenah dengan sistem rekrutmen yang tidak transaksional.

"Tapi kalau terjadi seperti ini kemungkinan bisa terjadi dengan yang lain kan. Jadi praktik semacam ini sudah jadi preseden. Kebetulan itu teman saya," pungkasnya

#Rp500   #Miliar   #untuk   #Jabatan   #Menteri   #?