FAMI Yakin Jokowi Pilih Achmad Rifai sebagai Dewan Pengawas KPK

Safari
FAMI Yakin Jokowi Pilih Achmad Rifai sebagai Dewan Pengawas KPK

Jakarta, HanTer - Dukungan terhadap Achmad Rifai sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) yang digagas oleh Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) bukan hanya isapan jempol. Saat ini FAMI juga telah mengirimkan surat dukungan dan rekomendasi kepada Presiden Jokowi yang ditembuskan ke Menkopolhukam, Mensetneg, Setkab, dan Menko Kemaritiman.


 

"FAMI sangat yakin Achmad Rifai akan terpilih sebagai anggota Dewan Pengawas KPK, hal itu didasari pada kriteria yang telah dipenuhi oleh beliau berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Pasal 37D UU No. 19 tahun 2019 tentang perubahan UU KPK," kata Ketua Umum FAMI H. Zenuri Makhrodj kepada wartawan di Jakarta Pusat Jum'at (22/11/2019).

 

Menurutnya,  Achmad Rifai juga bagian dari Jokowi yang pernah membentuk relawan Jasmerah (Jaringan Ahlus Sunnah Menuju Rakyat Sejahtera).

 

"Selain itu Achmad Rifai memiliki kapasitas untuk menduduki posisi sebagai Dewan Pengawas KPK," ungkap Zaenuri.

 

Senada dengan Ketumnya, Waketum FAMI Cakra Heru Santosa juga mengatakan sangat yakin bahwa Achmad Rifai merupakan sosok ideal untuk menduduki posisi jabatan Dewan Pengawas KPK mewakili advokat.

 

"Saya pikir harus ada calon Dewan Pengawas KPK dari kalangan Advokat, dan sangat cocok apabila diwakili oleh Achmad Rifai yang memiliki komitmen terhadap pencegahan Korupsi di Indonesia," kata Cakra Heru Santosa.

 

Disamping itu, menurut Cakra, Achmad Rifai pernah menjadi pengacara KPK dalam kasus Bibit Chandra. Dirinya yakin Achmad Rifai akan dipilih oleh Presiden Jokowi karena merupakan kandidat kuat sebagai Dewan Pengawas KPK.

 

"Saya kira Achmad Rifai pas untuk penguatan KPK dibidang pencegahan," jelas Cakra Heru Santosa.

 

Sebelumnya, di Istana Negara, Jakarta,Jumat (1/11/2019) lalu, Presiden Jokowi mengaku sudah 'blusukan' mencari calon anggota Dewas KPK untuk periode 2019 - 2023. Jokowi mengatakan telah menerima berbagai masukan dari sejumlah pemangku kepentingan untuk calon Dewas KPK.

 

Jokowi mengemukakan seluruh anggota Dewas KPK akan dilantik bersamaan dengan pengambilan sumpah pimpinan komisioner KPK baru pada Desember mendatang. Kepala negara menjelaskan proses pemilihan anggota dewas pun tidak akan melalui mekanisme panitia seleksi seperti pemilihan komisioner KPK. Terlepas dari itu, Jokowi pun memberikan garansi.

 

"Untuk pertama kalinya tidak lewat pansel, tapi percayalah yang terpilih nanti adalah beliau-beliau yang memiliki kredibilitas yang baik," ujarnya.