Aktivis Sebut Kepolisian dan KPK Memang Tebang Pilih

Danial
Aktivis Sebut Kepolisian dan KPK Memang Tebang Pilih
Aksi menuntut penuntasan kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK Novel Baswedan

Jakarta, HanTer - Aktivisi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo), Bastian mengungkapkan rasa pesimisnya, terkait pengungkapan kasus penyiraman air keras ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (NB).

"Saya pesimis, kasus penyiraman air keras NB karena patut diduga menyangkut nama orang besar. Kita sadar penegakan hukum di negeri kita masih tebang pilih, bukan hanya kepolisian yang tebang pilih, KPK pun demikian, ini seperti perseteruan dua institusi antara Polri dan KPK," ujar Bastian kepada Harian Terbit di Jakarta, Minggu (10/11/2019) malam.

Bastian menjelaskan, lagipula jika RUU KPK akhirnya disahkan, dapat dipastikan posisi KPK akan semakin lemah. Sehingga akan sulit bagi KPK mengungkap kasus-kasus besar.

"Tidak akan ada harapan untuk mengungkap kasus penyiraman kedepannya, kasus penyiraman NB hanya akan menjadi kisah kelam betapa buruknya penegakkan hukum di Indonesia dalam dua periode pemerintahan Jokowi," pungkasnya.