Ratusan Anggota Gempi Tolak Perpecahan, Serukan Peradi Bersatu Kembali

Sammy
Ratusan Anggota Gempi Tolak Perpecahan, Serukan Peradi Bersatu Kembali
Deklarasi anggota Gempi serukan persatuan untuk Peradi (ist)

Jakarta, HanTer - Sengketa berkepanjang di tubuh organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), kerap menimbulkan keresahan para advokat yang tergabung didalamnya. Berangkat dari keresahan tersebut, ratusan advokat muda mendeklarasikan Gerakan Muda Peradi (Gempi).

Presiden Gempi, Mario Palayukan, mengatakan, anggota Gempi merupakan para advokat muda dari ketiga kubu Peradi. Dimana, para anggota yang tergabung dalam Gempi menginginkan bersatunya kembali Peradi.

"Kegelisahan dan keresahan atas adanya tiga kubu dalam Peradi inilah yang melahirkan Gempi. Gempi merupakan gerakan aksi para advokat muda dari ketiga kubu Peradi," ungkapnya saat konferensi pers di Paradigma Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (8/11/2019).

Mario menerangkan, dengan keanggotaan yang berjumlah sekitar 300 untuk di wilayah DKI Jakarta ini, tujuan dibentuknya Gempi adalah mendorong bersatunya tiga kubu organisasi Peradi kembali menjadi satu Peradi yang utuh.

Serta, mengembalikan kedudukan advokat sebagai profesi yang mulia dan terhormat (officium nobile) yang selama ini tergerus akibat dari pecahnya organisasi Peradi saat ini.

Menurut Mario, advokat muda saat ini harus bertindak sebagai agent of change. Oleh karena itu, lanjut dia, dirinya mengajak para advokat muda yang tergabung dalam Gempi untuk bersama-sama mendorong serta menjadi penyeru demi terwujudnya Peradi yang guyub dan rukun.

Dirinya berharap, pada Musyawarah Nasional Peradi 2020, Peradi dapat kembali bersatu.

"Perpecahan ini merugikan Anggota dan masyarakat yang menggunakan advokasi advokat. Dan, kami optimis dengan semangat anak muda peradi, persatuan akan terjalin kembali," ungkapnya.

"Maka dari itu, kami para advokat muda Peradi yang peduli akan keutuhan dan persatuan kembali Peradi, pada hari ini Jumat 8 November 2019, bertempat di Paradigma Cafe Cikini secara resmi mendeklarasikan berdirinya Gempi," ungkap Mario.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Gempi, Recci Murinanda, menerangkan, Peradi sebagai organisasi advokat pertama dan terbesar pasca lahirnya Undang Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang advokat, memiliki beban moril untuk berperan aktif sebagai nahkoda perkembangan profesi advokat di Indonesia.

"Peradi harus selalu menjadi pemimpin serta selalu terdepan dari semua organisasi advokat yang ada. Baik dari segi integritas dan skill hukum," ungkapnya.

Sehingga, lanjut Recci, menjadi anggota Peradi merupakan suatu kebanggan dan menjadi benchmark bahwa setiap advokat Peradi merupakan advokat yang memiliki skill terbaik di negeri ini.

Sebelumnya diketahui, Munas II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) yang berlangsung di Makassar pada 2015 silam terpecah menjadi tiga kubu. Masing-masing kubu pun mempunyai Ketua Umum DPN.

Saat ini, Peradi terpecah menjadi tiga yakni kubu Otto Hasibuan, Juniver Girsang dan Luhut M Pangaribuan. 

#Gempi   #peradi   #bersatu   #sengketa   #advokat