Ketua Dewan Penasihat Dukung Mia Lubis Kembali Jabat Presiden KAI

Danial
Ketua Dewan Penasihat Dukung Mia Lubis Kembali Jabat Presiden KAI
Ketua Dewan Penasihat Kongres Advokat Indonesia (KAI) Rusdi Taher dan Siti Jamaliah Lubis (Mia Lubis).

Jakarta, HanTer - Ketua Dewan Penasihat Kongres Advokat Indonesia (KAI) Rusdi Taher mendukung Siti Jamaliah Lubis yang kini menjabat sebagai Plt Presiden KAI untuk menjabat kembali periode 2019-2024. Mia Lubis, demikian Siti Jamaliah akrab disapa, dianggap figur yang tepat untuk memimpin KAI ke depan.

Ada sejumlah alasan yang dikemukakan Rusdi Taher untuk mendukung Mia Lubis. Pertama, seorang pemimpin harus acceptable artinya dapat diterima oleh semua kalangan dan sangat minim resistensi. Soliditas DPD dan DPC KAI seluruh Indonesia juga terlihat sangat solid untuk mendukung Mia Lubis.

"Ibu Mia dengan segala kekurangan dan kelebihannya, sangat kapabel untuk menjadi seorang pemimpin, dia mempunyai jiwa leadership untuk merangkul semua komponen di dalam tubuh KAI," kata Rusdi Taher kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Walaupun Mia seorang wanita, imbuhnya, dia cukup berani dalam mengambil keputusan. Rusdi mencontohkan, keberaniannya dalam rangka penerbitan surat oleh Kemenkumham yang menerangkan bahwa KAI ISL yang sah. Itu dinilainya prestasi yang luar biasa.

Mia Lubis juga dinilai seorang yang mau berkorban untuk kepentingan organisasi. "Saat ini dia nampak lebih wise dan lebih bisa merangkul elemen advokat yang ada di KAI. Dengan Bu Mia jadi Presiden, saya berharap KAI menjadi kuat dan besar serta bersatu kembali. Saya juga berharap para senior membantunya di kepengurusan seperti Ahmad Yani Tommy Sihotang Petrus Bala Pattyona sehingga KAI menjadi besar," harap Rusdi.

Orang boleh berbeda pendapat, tapi Rusdi minta jangan sampai ketika berbeda harus keluar organisasi dan masuk organisasi lain. Rusdi sendiri tidak mempunyai keinginan untuk menjadi apapun di KAI, ia tulus ikhlas untuk membantu membesarkan organisasi KAI.

"Saya hanya bersyukur di usia 70 tahun ini saya masih bisa diberikan kesempatan untuk memberikan dharma bakti kepada bangsa dan negara melalui organisasi advokat," ucap Rusdi bersyukur.

Untuk jabatan Sekjen, Rusdi minta harus dipilih kader yang sangat bagus, karena yang akan menggerakkan roda organisasi. Dia juga harus seorang tokoh advokat yang dikenal tidak hanya di KAI tapi di komunitas advokat lainnya dan berkedudukan di Jakarta. "Jangan pilih Sekjen yang mempunyai resistansi tinggi terhadap anggota," pungkas Rusdi.

Kongres KAI rencananya akan digelar di Batu Malang  Jawa Timur pada 14 - 16 November 2019.