Kejati Jateng Tahan Tersangka Korupsi Dana Bibit Sapi Bunting

zamzam
Kejati Jateng Tahan Tersangka Korupsi Dana Bibit Sapi Bunting

Jakarta, HanTer - Tim pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) akhirnya menahan Dr Ir Wahyu Agustini SE Msi terkait kasus dugaan korupsi dana program pemerintah upaya khusus percepatan populasi sapi induk dan kerbau wajib bunting (Upsus Siwab) pada Dinas Peternakan Kabupaten Blora tahun anggaran 2017/2018.


"Setelah dilakukan pemeriksaan tim dokter tersangka dinyatakan sehat, kemudian ditindak lanjuti dengan penahanan selama 20 hari terhitung sejak 15 Oktober sampai 3 November 2019," ujar Kajati Jateng Yunan Harjaka kepada Harian Terbit, Rabu (16/10/2019).

Tersangka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan kelas II wanita Semarang dengan SP Penahanan Nomer : Print 1607/M.3.5/Fd.1/10/2019, tgl 15 Oktober 2019.

Kajati menegaskan langkah tegas berupa penahanan terhadap tersangka kasus korupsi ditempuh penyidik sesuai dengan ketentuang yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHA) dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Yakni adanya kekhawatiran penyidik bahwa tersangka akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatannya.


Kasus korupsi yang menjerat Wahyu Agustini ini terkait program pemerintah upaya khusus percepatan populasi sapi induk dan kerbau wajib bunting (Upsus Siwab) pada Dinas Peternakan Kabupaten Blora tahun anggaran 2017/2018.

Program tersebut merupakan program dari Kementerian Pertanian yang dialokasikan di Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Blora.

 
Menurut penyidik, tersangka merupakan orang yang berperan menginisiasi, mengumpulkan dan menggunakan anggaran di luar kepentingan program Upsus Siwab sehingga menimbulkan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 670 juta.

Yunan Harjaka menegaskan bahwa jajarannya mempunyai komitmen melakukan pemberantasan korupsi dengan langkah-langkah yang terarah dan tidak main-main.

Dia menegaskan pihaknya akan secepatnya menuntaskan penanganan setiap kasus-kasus korupsi, sehingga uang negara yang dikorup itu dapat dikembalikan untuk digunakan dan dimanfaatkan bagi kemakmuran masyarakat di Provinsi Jawa Tengah.

Selain Wahyu Agustini, pihak penyidik melakukan pengembangan penyidikan dengan menetapkan  tersangka lain yaitu Drs. K MM selaku ketua Pokja/Sekretaris Dinas Peternakan dan perikanan Kabupaten Blora dengan Sprindik Nomor : Print 1584 / M.3/Fd.1/10/2019 tanggal 14 oktober 2019.