Menantu Ditangkap Kedua Kali Kasus Narkoba

Elvy Sukaesih: Uluh Hati Saya Kayak Ada Batu

Romi
Elvy Sukaesih: Uluh Hati Saya Kayak Ada Batu
Ratu Dangdut Elvy Sukaesih

Jakarta, HanTer – Setelah sempat menenangkan diri dan menghindar dari kejaran wartawan, akhirnya Ratu Dangdut Elvy Sukaesih menampakkan dirinya. Di depan awak media, ia berusaha tegar menutupi rasa kecewa dan sedih karena ulah sang menantu yang kembali ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Padahal, ketika mendengar Muhammad Basurrah, menantunya ditangkap karena dugaan penyalahgunaan narkoba, Elvy Sukaesih bak disambar petir di siang bolong.

Maklum, Basurrah merupakan suami dari Dhawiyah, anak Elvy yang sebelumnya pernah ditangkap dengan kasus serupa ketika masih menjadi kekasih Dhawiyah.

"Jujur saja, ulu hati saya kayak ada batu, pas dikasih tahu istighfar, mau gimana lagi, semua harus dihadapi," kata Elvy Sukaesih di Jakarta, Kamis (10/10/2019) malam.

Dikatakan Elvy, saat menantunya ditangkap pada 5 Oktober lalu, dirinya tengah mengisi acara di Indramayu.

Memang ketika itu, Elvy tidak langsung diberi tahu perihal penangkapan menantunya itu.

Enjoy Nyanyi

Salah satu anak Elvy, Fitria Sukaesih ketika menghubungi orang yang sedang bersama ibunya. Fitria meminta area sekitar Elvy disterilkan. Fitria tak ingin profesionalitas Elvy terganggu.  "Akhirnya saya enjoy saja seperti biasa," timpalnya.

Apalagi, ketika itu Fitria meminta Elvy Sukaesih dijaga dari para penggemar. Bahkan Elvy tidak diizinkan menggunakan telepon genggam pada hari tersebut. Elvy sempat bingung dengan keadaan itu.

"Heran kok ada segini banyak orang yang ngerubutin aku, tapi saya enggak tahu. Allah enggak akan berikan cobaan di luar kehendak, jadi saya enjoy aja nyanyi," katanya.

Setelah selesai turun panggung dan Elvy sudah dalam keadaan tak letih, baru keluarga mulai memberi tahu. Reaksi Elvy tentu bisa diduga akan seperti apa saat mendengar kabar tersebut.

“Intinya saya percaya kepada Allah SWT, bahwa seorang hamba diuji sesuai kemampuannya. Dan saya juga tak terlalu ingin ikut campur, karena ini masalah keluarga Dhawiyah,” terangnya.

Tentu, yang membuat miris Elvy karena ini merupakan kali kedua menantunya ditangkap. Pertama kali, ia ditangkap polisi pada Februari 2018. Saat itu ia ditangkap bersama Dhawiya yang masih berstatus kekasihnya.

Tak lama setelah bebas, keduanya melangsungkan pernikahan.

Sedangkan, sang istri Dhawiya Zaida masih shock setelah mengetahui sang suami digelandang aparat kepolisian ke Polda Metro Jaya terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

"Dhawiya tahu paginya setelah penangkapan. Sang suami sempat pamit ke Dhawiya untuk menginap di rumah orang tuanya selama beberapa minggu karena jarak kantor sang suami dekat dengan rumah orang tuanya," kata Syechans, kakak ipar Dhawiya.

Hingga kini, diketahui Dhawiya belum sempat mengunjungi sang suami karena dirinya tengah menenangkan batin yang tengah tergoncang.

"Intinya kita bukan lepas tangan begitu saja, karena itu suami Dhawiya. Kita masih mencoba menenangkan Dhawiya dan bagaimana caranya untuk menerima kenyataan," tambah Syechans.

Fitria Kaget

Sementara, kakak Dhawiya, Fitria mengaku kaget karena ternyata sudah tiga bulan adik iparnya, Basurrah tidak ikut program rehabilitasi rawat jalan sebelum tersangkut kasus narkoba lagi.

“Kita baru tahu bahwa ada penjelasan disitu, katanya Muhammad sama Dhawiya datang (pengobatan rawat jalan) terakhir di bulan Mei,” kata Fitria.

Sejauh ini, ia belum diketahui apa alasan Muhammad Basurrah berhenti mengikuti rehabilitasi rawat jalan. Fitria hanya menjelaskan kemungkinan penyebab ketidakhadiran kedua pasangan dari sisi Dhawiya.

“Kebetulan dia jatuh sakit, batuk pilek kemarin. Ini dia juga lagi flu berat. Dhawiya kan sinusitisnya memang akut,” tuturnya.

Kendati begitu, Fitria juga memastikan bahwa hal itu masih sebatas dugaan. Dia mengaku belum meminta penjelasan langsung dari sang adik mengenai alasannya mangkir dari jadwal berobat.

“Saya juga enggak bisa bilang tentunya, karena kita masing-masing punya kesibukan. Enggak mungkin ngawasin terus,” kata Fitria.

Terlebih hingga jadwal rehabilitasi rawat jalan Muhammad dan Dhawiya selesai, keduanya sama-sama tidak menunjukkan gejala orang yang masih kecanduan narkoba.

Seperti diketahui, Muhammad Basurrah tertangkap narkoba untuk kali kedua di kawasan Cawang, Jakarta pada 5 Oktober 2019.

Dari hasil penangkapan Muhammad kali ini, polisi turut mengamankan bukti berupa tiga klip narkotika jenis sabu dengan total berat 1,07 gram.