Gercin Indonesia Siap Go Internasional 

Safari
Gercin Indonesia Siap Go Internasional 
Prof James Tangkudung dan Gerakan Cinta Indonesia

Jakarta, HanTer - Ketua Dewan Pakar DPN Gerakan Rakyat Cinta (Gercin) Indonesia Prof James Tangkudung menegaskan, dalam waktu dekat ini akan memperkenalkan Gercin Indonesia ke dunia internasional. Prof James akan membuat Gercin Indonesia go internasional terutama ke Eropa. Upaya go internasional dilakukan agar masyarakat dunia mengetahui Indonesia.

"Gercin go internasional karena ada amanah dari Bapak Ketum DPN Gercin bahwa kalau bisa Gercin mengembangkan sayapnya," ujar Prof James Tangkudung saat menghadiri saat menghadiri pelantikan DPD Gercin Indonesia Provinsi DKI Jakarta di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Atas amanah Ketum DPN Gercin, sambung Prof James, pilot projek agar Gercin go internasional adalah Jerman. Apalagi di Jerman juga banyak organisasi mahasiswa Indonesia. Organisasi bentukan mahasiswa Indonesia di Jerman beragam mulai dari soal agama hingga budaya. Sehingga diharapkan peran mahasiswa di Jerman tersebut bisa mengharumkan nama Gercin Indonesia.

"Saya juga mantan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia dan mahasiswa di Jerman," paparnya.

Prof James memaparkan, Gercin Indonesia diharapkan bisa go internasional agar bisa mencegah pengaruh-pengaruh negatif terhadap Indonesia. Seperti isu Papua dimainkan sejumlah oknum di Inggris. Oleh karena itu dengan kekuatan jaringan yang dimiliknya maka Gercin Indonesia siap menyuarakan suara - suara untuk membela Indonesia. Di antara yang akan dilakukannya adalah memperlihatkan prestasi - prestasi yang sudah dibuat oleh bangsa untuk  rakyat.

"Selain ke Jerman, Minggu depan saya juga ke ke Amerika. Insya Allah bulan depan saya akan ajak bapak - bapak untuk salah satunya kerja sama siapa tahu yang kita lakukan bisa terjalin sister city," paparnya.

Sementara itu Ketua Umum DPN Gercin Indonesia, Hendrik Yance Udam menegaskan, pihaknya tidak mentolerir adanya oknum - oknum yang akan menggagalkan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Tindakan penggagalan pelantikan Pesiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2019 adalah inkonnstituonal. 

"Kami dengan tegas mendukung proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober mendatang," tegasnya.

Hendrik menuturkan, dukungan atas pelantikan Jokowi - KH Maruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden maka pihaknya akan membagikan bunga mawar diajang Car Free Day (CFD) pada hari Minggu (20/10/2019). Pihaknya membagikan bunga mawar agar suasana pelantikan Presiden dan Wakil Presidem tetap berjalan damai dan lancar tanpa mengalami hambatan apapun.

Sementara jika memang ada oknum yang ingin menggagalkan pelantikan Jokowi dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presidem maka pihaknya menyerahkan kepada aparat hukum untuk menindaknya. Apalagi jika tindakan oknum tersebut telah melanggar konstitusi dan perundangan yang berlaku.

"Pak Jokowi dan KH Maruf Amin terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden secara konstitusional. Jika ada pihak yang menggagalkan maka jelas melanggar konstitusi," tegasnya.