Masyarakat Dayak Mayan Tuntut PT Pertamina Buka Blokade Jalan Eks Pertamina di Barito Timur

Safari
Masyarakat Dayak Mayan Tuntut PT Pertamina Buka Blokade Jalan Eks Pertamina di Barito Timur

Jakarta, HanTer - Sekitar 200 massa dari Borneo Muda dan masyarakat Dayak Mayan mendatangi Kantor PT Pertamina Jakarta. Mereka yang merupakan warga dari Kabupaten Barito Timur dan  Kalimantan Tengah menyuarakan aspirasinya meminta kepada PT pertamina agar membuka jalan masyarakat dan tidak memungut biaya kepada masyarakat ketika melewati jalan eks Pertamina tersebut.

Kordinator Massa Aksi sekaligus pimpinan Borneo Muda, Harianto mengatakan, pengawalan kepada masyarakat Dayak Mayan adalah pengawalan yang bersifat lahir dari hati Nurani. Oleh karena itu PT Pertamina harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi di kepada Masyarakat Dayak Mayan.

"Mereka sudah lama mencari nafkah dengan melewati jalan tersebut kok kenapa pihak pertamina langsung memblokade jalan tersebut tanpa bisa memperlihatkan sertifikat kepemilikan tanah," ujar Harianto di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Harianto menambahkan, mata pencaharian masyarakat dayak Mayan ini bergantung pada akses jalan yang sudah di Blokade oleh PT Pertamina. Pihaknya menyayangkan pihak Pertamina yang secara pribadi menutup akses jalan tersebu. Padahal jalan tersebut sudah dikelola oleh masyarakat Dayak Mayan setelah di tinggal oleh PT Pertamina,

"Kami tegaskan bahwa jalan tersebut harus segera di buka lalu mencabut segala aturan pembiyaaan kepada masyarakat karena itu jelas menyensarakan rakyat disana," tegasnya

Pada aksi tersebut kemudian langsung diterima oleh pihak PT pertamina dan melalukan Audiens dengan Borneo Muda bersaama Masyarakat Dayak Mayan,

Sementara itu Manager Eksternal PT Pertamina Muhammad Barow mengatakan, PT Pertamina akan segera menghubungi anak perusahaan PT pertamina yang bermasalah dengan Masyarakat Dayak Mayan. "Kami akan segera melalukan kordinasi dengan pihak Pertamina yang berada di kalimantan agar permasalahan ini segera di selesaikan dengan baik," ujarnya

Ia kemudian melanjutkan bahwa ketika proses sudah berjalan sebaik mungkin maka PT Pertamina Pusat akan memberikan intruksi agar membuka jalan tersebut dan dinikmati oleh masyarakat yang berada disana," Kami komitmen akan terus melakukan komunikasi dengan baik dan ketika prosesnya sudah selesai maka jalan tersebut akan di buka lagi demi kebaikan bersama," pungkasnya.