Pemilihan Ketua MPR RI

Forbes Anggota DPR dan DPD Asal Aceh Berharap Agar Suasana Sejuk Mewarnai Pemilihan Ketua MPR RI

Hermansyah
Forbes Anggota DPR dan DPD Asal Aceh Berharap Agar Suasana Sejuk Mewarnai Pemilihan Ketua MPR RI
Ilustrasi rapat paripurna DPR RI

Jakarta, HanTer - Sebagai rumah kebangsaan, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) harus menjadi teladan dalam mengambil keputusan politik. Sehingga agar dapat memilih Ketuanya secara lebih bermartabat, harus mengedepankan musyawarah dan mufakat.

Hal tersebut menjadi permintaan Forum Bersama (Forbes) Anggota DPR dan DPD RI asal Aceh. Forum itu menyuarakan jika Ketua MPR RI nantinya dipilih berdasarkan pemungutan suara, maka ini menjadi potensi prakondisi tidak solidnya sejumlah agenda strategis yang akan dilakukan oleh MPR RI kedepannya.

Keinginan Forbes tersebut disampaikan oleh anggota DPR senior asal Aceh M Nasir Djamil, menanggapi agenda pemilihan Ketua MPR RI pada Kamis (3/10/2019) malam ini . 

"Menentukan Ketua MPR RI dengan cara kekeluargaan dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat sangat elegan dan cermin kultur bangsa Indonesia,” ujar Nasir Djamil di Gedung DPR, Kamis (3/10/2019).

Nasir Djamil melanjutkan, di mana calon Ketua MPR RI saat ini mengerucut dua nama, yakni Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar) dan Ahmad Muzani (Fraksi Partai Gerindra). 

Meskipun sejumlah fraksi di MPR telah menyampaikan aspirasi melalui media, Forbes asal Aceh yang terdiri dari lintas fraksi tentu akan memberikan masukan atau pendapat kepada fraksinya masing-masing. 

"Bambang Soesatyo dan Ahmad Muzani kami nilai layak dan patut menjadi Ketua MPR RI. Keduanya punya jejak rekam yang mumpuni. Kesepakatan politik yang akan menentukan siapa diantara mereka berdua yang menjadi Ketua MPR RI,” tambahnya.

Forbes DPR dan DPD RI asal Aceh, lanjut Nasir mengharapkan agar suasana sejuk mewarnai rapat dan pemilihan Ketua MPR RI. 

Apalagi DPD RI sudah punya wakil mereka yang akan duduk di barisan Pimpinan MPR RI, yakni Fadel Muhammad.

"Saya prediksi pemilihan Ketua MPR RI akan berlangsung damai dan musyawarah mufakat. Syaratnya Partai Golkar atau Partai Gerindra harus rela mundur selangkah. Jika keduanya ngotot, ya tentu  mekanisme voting yang akan dilaksanakan,” tegasnya.

Menyangkut kedua kandidat Ketua MPR RI, Nasir menilai siapapun yang terpilih tentu akan merealisasikan sejumlah agenda besar, salah satunya soal menghadirkan kembali haluan negara yang mirip GBHN.

#NasirDjamil   #BambangSoesatyo   #Golkar   #Ahmad   #Muzani   #Gerindra   #MPR   #DPD