Batik dan Pita Merah Putih Fraksi PKS DPR: Simbol Keprihatinan Kondisi Kebangsaan

Anugrah
Batik dan Pita Merah Putih Fraksi PKS DPR: Simbol Keprihatinan Kondisi Kebangsaan
Seluruh Anggota Fraksi PKS mengenakan pakaian batik nusantara dan pita merah putih. Hal ini sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya dan karya anak bangsa sekaligus bentuk keprihatinan atas kondisi kebangsaan hari ini.

Jakarta, HanTer - Ada yang berbeda dari penampilan Anggota Fraksi PKS DPR Ri hari ini tepat di hari kedua setelah mereka dilantik. Seluruh Anggota Fraksi PKS mengenakan pakaian batik nusantara dan pita merah putih. Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini hal ini sengaja dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya dan karya anak bangsa sekaligus bentuk keprihatinan atas kondisi kebangsaan hari ini.

"Hari ini bertepatan dengan Hari Batik Nasional, maka seluruh Anggota Fraksi PKS kita instruksikan mengenakan batik nusantara sebagai bentuk penghargaan budaya bangsa sekaligus apresiasi karya anak bangsa yang mempersatukan Indonesia dalam bingkai nasionalisme budaya" ungkap Jazuli.

Yang kedua, lanjut Ketua Fraksi, kita instruksikan Anggota Fraksi PKS untuk mengenakan pita merah putih sebagai bentuk keprihatinan, empati, dan rasa nasionalisme atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Wamena Jayawijaya Papua dan musibah kebakaran hutan dan kabut asap di Riau dan Kalimantan yang menyesakkan hati.

"Pita merah putih yang kami kenakan dan ikat kecang-kencang sebagai simbol nasionalisme yang harus kita eratkan dalam merespon tragedi kemanusiaan di Wamena Papua dan bencana kabut asap di Riau Kalimantan. Kita prihatin, kita bersedih, dan kita semua berharap negara bisa menyelesaikannya dengan baik dilandasi semangat nasionalisme yang kuat," pesan Jazuli.

Dengan simbol tersebut, Fraksi PKS DPR ingin mengajak seluruh Anggota DPR yang baru dilantik untuk benar-benar memberikan perhatian, kepedulian, dan keberpihakan terhadap nasib rakyat, umat, dan kokohnya nasionalisme Indonesia.

"Mari kita bersama-sama tunjukkan kepada rakyat bahwa seluruh anggota dewan yang baru dilantik betul-betul berkhidmat untuk rakyat dan berkomitmen kuat mengokohkan nasionalisme Indonesia," pungkas Jazuli.