Aksi MPK Jalan Mundur Minta Agus cs Diberhentikan dari Pimpinan KPK

Safari
Aksi MPK Jalan Mundur Minta Agus cs Diberhentikan dari Pimpinan KPK

Jakarta, HanTer  - Ratusan massa mengatasnamakan Masyarakat Peduli KPK (MPK) kembali menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (20/9/2019). Dalam aksinya MPK melakukan aksi teatrikal dengan berjalan mundur menuju Gedung KPK sebagai simbol menuntut 3 pimpinan KPK untuk segera mundur dari jabatannya.

Saking kecewanya dengan kepemimpinan Agus cs, massa MPK pun meneriakkan yel-yel Agus cs Mundur. Agus cs... Mundur, Agus cs... Mundur. Dalam aksinya juga ada teatrikal penyemprotan nyamuk fooging untuk mengusir 3 pimpinan KPK.

"Aksi jihad MPK 209 hari ini, masyarakat melakukan aksi berjalan mundur sebagai bentuk protes agar Agus cs segera di-off-kan dan pimpinan baru KPK Bapak Firli dkk segera dilantik," tegas koordinator aksi Alex.

Alex menyebut, blunder penyerahan mandat Agus cs ke Presiden Jokowi diakuinya telah mendapatkan respon masyarakat agar Presiden secepatnya melantik pimpinan KPK baru dibawah komando Firli Bahuri. Apalagi sudah ada UU KPK baru hasil revisi. Maka sudah sepantasnya Agus cs diberhentikan dan secepatnya Firli cs dilantik sebagai pimpinan KPK yang baru.

"Penyerahan mandat Agus cs kami tafsirkan sebagai pengunduran diri dan tingkahnya yang seperti kekanak-kanakan menjilat ludah sendiri itu sangat mengecewakan, karena telah membuat kegaduhan dan mengorbankan kepentingan publik," tuturnya.

"Ingat !! KPK bukanlah LSM, bukan pula lembaga politik yang bermanuver dan parahnya melakukan pembangkangan ke Presiden Jokowi. Kalian sudah overdosis," tambahnya.

Demi meredakan kegaduhan ini, lanjut Alex, maka MPK mendorong DPR untuk segera memberhentikan Agus Rahardjo cs dan melantik Firli cs yang sudah resmi disahkan pada Rapat Paripurna DPR, Senin lalu.

"Agus cs sudah tidak layak memimpin KPK dan mengambil keputusan. Ditangan Agus cs, KPK dibuat legitimasi moralnya jatuh. Selamatkan KPK dari kelompok Taliban. Bubarkan WP KPK sekarang juga, rekrut ulang dengan pola rekrutmen yang transparan," jelasnya lagi.

Diketahui Ketua KPK Agus Rahardjo didampingi dua komisioner lembaga antirasuah lainnya, yakni Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang menyerahkan mandat lembaga antirasuah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat (13/9/2019) lalu. Bahkan Saut telah menyatakan mengundurkan diri sebagai komisioner KPK melalui surat elektronik. Penyerahan mandat dan pengunduran diri dilakukan sebagai sikap keprihatihan atas kondisi lembaga yang dipimpinnya saat ini.