Chandra Motik: Perempuan Tak Perlu Takut Jadi Pelaut

Alee
Chandra Motik: Perempuan Tak Perlu Takut Jadi Pelaut
Ketua Umum Women In Maritime Indonesia (WIMA-INA) Nirmala Chandra Motik

Jakarta, HanTer - Ketua Umum Women In Maritime Indonesia (WIMA-INA) Nirmala Chandra Motik mengatakan, perempuan Indonesia tidak perlu takut menjadi pelaut. Kesetaraan di bumi pertiwi ini sudah sangat baik.

"Bahkan sudah lebih maju selangkah kerimbang di Amerika Serikat sekalipun," kata Nirmala Chandra Motik dalam sambutannya pada acara HUT ke-4 WIMA-INA dan simposium "Empowering Women in the Maritime Community" di Labuan Bajo, NTT, Rabu (18/9/2019).

Menurutnya, Indonesia banyak memiliki perempuan tangguh di bidang maritim. Bahkan jauh sebelum era kemerdekaan. Contoh Laksmana Malahayati dari Aceh, Ratu Kuning dari Palembang Sumatera Selatan.

"Bahkan sekarang pun hadir nakhoda kapal penumpang dan kapal barang perempuan pertama yang dimiliki Indonesia, Capt. Entin Kartini," tutur Chandra Motik.

Hadir juga pada acara ini Capt. Entin Kartini, Ketua Umum INSA Charmelita Hartoto, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong Surabaya Dothy, dan Nakhoda KN Alugara P.114 Capt. Ni Putu Suryani Negara.

Apresiasi

Sementara itu Kasubdit Keselamatan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Shidrotul Muntaha dalam sambutannya mengemukakan, para perempuan Indonesia memiliki kontribusi besar dan mampu untuk turut serta membesarkan dunia maritim Indonesia. 

"Saya mengucapkan selamat untuk WIMA Indonesia sekaligus ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kontribusi dan peran aktif dari WIMA selama ini dalam upaya memajukan dunia maritim Indonesia," kata Sidrotul Muntaha.