Kaban Diklat Kejaksaan Ingatkan Kompetensi Berperan Bentuk Karakter PNS

zamzam
 Kaban Diklat Kejaksaan Ingatkan Kompetensi Berperan Bentuk Karakter PNS

Jakarta, HanTer - Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kaban Diklat) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi mengingatkan kompetensi berperan dalam membentuk karakter PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang kuat, yaitu PNS yang mampu bersikap dan bertindak profesional dalam melayani masyarakat. Kompetensi juga berperan membentuk nilai-nilai dasar profesi PNS.

“Dalam konteks pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur, pelatihan dasar CPNS hendaknya bukan sekedar sebagai tahap yang dilalui hanya untuk mengubah status CPNS menjadi PNS, akan tetapi pelatihan ini merupakan awal bagi serangkaian perjalanan dan perkembangan karier masa depan,” ujarnya saat menyampaikan kata sambutan pada upacara penutupan Diklat Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Gelombang II Angkatan IV,V,VI dan VII di Lapangan Apel Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2019 )

Latsar Golongan III Gelombang II tersebut diikuti sebanyak 160 peserta yang berasal dari Kejaksaan Tinggi,Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.

Upacara penutupan diawali dengan penyerahan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) kepada dua perwakilan peserta. Dalam kesempatan ini Kaban Diklat memberikan penghargaan kepada 20 peserta dari masing masing angkatan diambil 5 peserta yang terbaik.

Hadir dalam penutupan Diklat Latsar, Sekretaris Badan Diklat, para Kapusdiklat, Pejabat eselon III, IV dan sejumlah Jaksa Fungsional.


Transfer Pengetahuan

Kaban Diklat mengungkapkan, dalam pelatihan telah terjadi proses transfer pengetahuan, sharing pengalaman dan bersinergi dalam kelompok, serangkaian interaksi yang saling mendukung dan menguatkan komitmen sebagai aparatur negara.

“Nilai-nilai yang telah terjalin dalam pelatihan dasar ini sebagai bekal untuk menjadi ASN yang professional, terampil, memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menjalankan masing-masing tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Mantan SesJamintel itu menungkapkan tujuan penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS golongan III adalah membentuk PNS professional yang karakternya dibentuk oleh nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi, hal tersebut menjadi acuan dan pondasi dasar dalam membentuk karakter ASN yang berdaya saing dan kompeten untuk menyambut cita-cita ASN berkelas dunia.

“Diharapkan saudara-saudara tidak hanya memiliki kompetensi aesuai tugas dan nilai-nilai dasar profesi PNS namun hendaknya dalam diri saudara-saudara juga terpatri sikap perilaku yang terpuji, jujur, taat asas, berkomitmen, dan memiliki kemampuan merespon aspirasi dan nilai-nilai keadilan yang hidup dalam masyarakat dengan tetap berpegang pada kepatuhan terhadap hukum serta mengamalkan nilai–nilai Tri Krama Adhyaksa,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya Untung menyampaikan beberapa penekanan yang wajib untuk dipedomani oleh para alumni Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan IV, V, VI, dan VII Tahun 2019 sebagai berikut :

Pertama agar menjadikan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.

Kedua : manfaatkan hasil pendidikan dan pelatihan yang telah diperoleh seoptimal mungkin, dan terus tingkatkan kemampuan dan keterampilan dengan budaya belajar dan berlatih.

Ketiga :tumbuh kembangkan semangat jiwa korsa diantara sesama rekan, dan jaga soliditas demi terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa

Keempat :pegang teguh dalam melaksanakan tugas, dengan sikap dan perilaku yang memiliki integritas, kreatif, inovatif, dan progresif.

Kelima :“tanpa kerja keras, disiplin, tangguh, loyal, berdedikasi dan semangat akan sulit untuk menjadi seorang profesional yang terbaik.”

Untung yang juga menjabat Ketua Umum PJI ( Persatuan Jaksa Indonesia ) berharap kepada seluruh peserta Latsar, apa yang telah diperoleh di Badan Diklat ini semoga dapat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas masing-masing.
 
“Tetap jaga idealisme untuk menjadi insan Adhyaksa yang ber tri krama Adhyaksa, beranilah menjadi benar meskipun sendirian,” ujar Untung.