Setelah Ngamuk dan Merusak Warung

Putra Pedangdut Elvy Sukaesih Masuk Rumah Sakit Jiwa

Harian Terbit/Alee
Putra Pedangdut Elvy Sukaesih Masuk Rumah Sakit Jiwa
Haidar (tengah), anak laki-laki Elvy Sukaesih. Foto: Istimewa

Jakarta, HanTer - Setelah merusak warung kelontong sekitar kediamannya, putra pedangdut Elvy Sukaesih berinisial HR, dibawa petugas kepolisian menuju ke Rumah Sakit Jiwa Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (12/9) malam.

"Tadi malam langsung di bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Duren Sawit, setelah dilakukan penangkapan oleh Tim Jatanras Polda Metro," kata Kasat Reskrim Polresta Jakarta Timur, AKBP l Hery Purnomo, di Jakarta, Jumat.

Menurut Hery, HR adalah putra dari Elvy Sukaesih yang diketahui sebelumnya pernah mengalami gangguan jiwa. "Ya, benar dia putra dari Elvy Sukaesih. Dia pernah gangguan jiwa. Infonya seperti itu," katanya melalui sambungan telepon kepada ANTARA.

Jaminan Elvy

Sejumlah pedagang klontong di sekitar Jalan Usaha, Cawang, Jakarta Timur, rela barang dagangannya diutang oleh HR karena anak dari penyanyi dangdut Elvy Sukaesih.

"Saya sih percaya aja, karena khan jaminannya nama umi dia (Elvy Sukaesih)," kata pemilik warung Asep (39) di Jakarta, Jumat sore.

Putra pertama pedangdut Elvy Sukaesih, HR, hingga kini masih berutang Rp800 ribu kepada Asep. "Tagihannya masih Rp800 ribu di saya. Semalam sudah saya kasih bonnya ke Pak Syehan (adik HR)," katanya.

Warung yang dikelola Asep bersama kakaknya, Menon (43), berada di salah satu gang Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramat Jati, tepatnya di sebelah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dekat Jalan Usaha.

Warung itu berjarak sekitar 100 meter dari kediaman Elvy Sukaesih di RT01 RW05 Nomor 18 dan 50 Jalan Usaha, Cawang, Jakarta Timur.

HR kerap berutang di warung Menon pada malam hari, di antara pukul 20.00 hingga 00.00 WIB.

Utang senilai Rp800 ribu itu, kata Asep, adalah akumulasi sejak sebulan terakhir.

Barang yang diutang mayoritas adalah produk rokok, selain itu ada pula minuman dan jajanan ringan. "Dia (HR), jarang nongkrong di sini. Paling cuma lintas dan minta rokok, terus bilang, utang dulu ya, besok dibayar," kata Asep.

Kebiasaan berutang juga dilakukan HR terhadap pedagang ayam pecel di sisi Jalan Dewi Sartika.

Pedagang lainnya, Junaedi (48), mengatakan HR terbiasa berutang ke sejumlah warung di Jalan Usaha dengan nominal yang bervariasi. "Kalau di warung saya biasanya puluhan ribu rupiah. Tapi dia seringnya utang di warung lain," kata Junaedi.

Prilaku HR yang kerap berutang ke sejumlah pedagang terungkap setelah yang bersangkutan merusak warung dan menyerang pedagang menggunakan senjata tajam jenis golok dan samurai, Kamis (12/9) malam.

Ganti Rugi

Sementara itu keluarga pedangdut Elvy Sukaesih menjanjikan ganti rugi materi kerusakan warung milik Junaedi (48). "Saya dijanjikan ganti rugi materi sama anaknya, bernama Pak Syehan. Tapi saya minta ganti barang saja," kata korban, Junaedi, di Jakarta, Jumat siang.

Janji itu disampaikan adik pelaku sekitar tiga jam setelah kejadian. Junaedi menyebut Syehan langsung mendatangi warungnya di RT06 RW12 Jalan Swadaya sekitar pukul 22.30 WIB dan berjanji mengganti rugi seluruh kerusakan warung.

Sejumlah komponen warung klontong yang mengalami kerusakan di antaranya satu unit meja kaca, sembilan toples permen, gerobak dorong, atap warung, dan pagar rumah.