Buronan Kejati Yogyakarta Ditangkap di Jakarta

zamzam
Buronan Kejati Yogyakarta Ditangkap di Jakarta


Jakarta, HanTer - Buronan terpidana kasus penipuan senilai Rp 14,5 miliar di Yogyakarta dibekuk tim Intelijen Kejaksaan Agung di belakang kantor Kejaksaan Agung RI di Jakarta Selatan. Buronan tersebut yakni Dayu Handoko Bin Danu Susanto.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri mengatakan buronan terpidana Dayu Handoko ditangkap tanpa perlawanan di Jalan Melawai, Blok M , Jakarta Selatan.

"Kita tangkap di Melawai,Kebayoran Baru Jakarta tanpa perlawanan, kita intai terus begitu ada kesempatan kita langsung amankan," ujar Mukri di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Setelah diamankan, kata Mukri, terpidana Dayu Handoko langsung diterbangkan ke Yogyakarta untuk menjalani hukumannya sesuai dengan putusan pengadilan.

"Buronan terpidana  Dayu Jandoko merupakan terpidana kasus pidana penipuan sebesar Rp 14,5 miliar, ini berasal dari wilayah hukum Kejaksaan Negeri Yogyakarta," jelasnya.

Terpidana sempat mengajukan Peninjauan Kembali (PK) namun ditolak berdasarkan putyusan Mahakamah Agung Nomor 67 PK/Pid/2014, tanggal 10 Febuari 2015. Hal ini didasari oleh putusan MA nomor 554/Pid/2012 tanggal 28 Mei 2012 yang tetap menyatakan terpidanan Dayu Handoko terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan secara berlanjut.

"Dengan vonis pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan," tegasnya.

Mukri menegaskan terpdiana Dayu Handoko merupakan buronan yang ke 123 yang berhasil diamankan oleh Intel Kejaksaan dalam program Tangkap Buronan (Tabur) yang mewajibkan setiap Kejakaaan Tinggi menangkap buronan satu setiap bulannya.

"Ini artinya tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan," ujarnya.