Akhir September DPRD DKI Lantik Pimpinan Definitif

sammy
Akhir September DPRD DKI Lantik Pimpinan Definitif

Jakarta, HanTer - Kalangan DPRD DKI Jakarta tengah membahas tata tertib untuk periode 2019-2024. Wakil Ketua DPRD DKI sementara, Syarif, mengatakan, setelah pembahasan tersebut, nantinya akan dilakukan penetapan pimpinan pada akhir September 2019.

"(Pimpinan definitif, red) saya ingin tanggal 16, tapi nggak mungkin, pasti di atas tanggal 27 September," kata Syarif di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Ia menuturkan, nantinya pimpinan DPRD diusulkan oleh partai yang ada di urutan lima besar. Nama-nama tersebut akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diserahkan ke Kemendagri.

"Surat dari partai masuk ke kami. Lalu diserahkan ke Gubernur. Dari Gubernur ke Kemendagri untuk stempel menteri," jelasnya.

Terkait pembahasan tata tertib, Syarif mengatakan, sudah akan selesai hari ini. Minggu depan, kata Syarif, draf tata tertib tersebut akan diserahkan ke Kemendagri.

"On the track tata tertib berjalan. Mudah-mudahan rampung. Jumat atau Senin, kami kirim ke drafnya ke Kemendagri untuk mendapat evaluasi. Balik lagi ke kami, lalu paripurna," terangnya.

Nama Pimpinan

Untuk diketahui, PKS sudah sepakat untuk mendorong nama Abdurrahman Suhaimi menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Sebelumnya, pada periode DPRD DKI 2014-2019, Suhaimi adalah Ketua Fraksi PKS.

Nama Suhaimi menjadi Wakil Ketua DPRD DKI 2019-2024, nama ketua fraksi pun disebut sudah disetujui Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo.

"Untuk posisi Wakil Ketua DPRD DKI diamanahkan kepada Abdurrahman Suhaimi yang juga Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS DKI Jakarta," kata Syakir beberapa waktu lalu.

Sementara dari partai Gerindra, Wakil Ketua DPRD DKI sementara Syarif mengatakan pihaknya mengajukan nama M Taufik untuk kembali menjadi Wakil Ketua DPRD DKI. Namun hingga kini, masih belum ada rekomendasi secara tertulis yang diajukan dari Gerindra.

"Sejauh ini kita mengajukan Pak Taufik, tapi seperti ketua komisi dan ketua fraksi belum nanti masih dibicarakan," kata Syarif di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Adapun dari Partai Amanat Nasional (PAN) memajukan nama Zita Anjani. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPW PAN DKI Eko Hendropurnomo. Namun, Zita masih belum memberikan sinyal secara pasti terkait pemilihan namanya. "Doakan saja," singkat Zita.

Sementara dari partai Demokrat hingga kini belum memberikan nama yang bakal diajukan menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Kader Yang Tepat

Terkait belum adanya nama dari Partai Demokrat prihal nama untuk pimpinan dewan, Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitulu, meminta kepada pimpinan DPP Partai Demokrat, agar menunjuk kadernya yang tepat untuk jadi pimpinan di DPRD DKI Jakarta.

Hal ini penting, agar partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini tetap mempunyai kelas. Juga mampu bersaing dengan partai lain di Kebon Sirih. Satu syarat yang harus dipenuhi, katanya, orang yang dipilih harus rajin hadir di dewan.

"Yang pasti, seorang tokoh atau pimpinan partai politik seharusnya stand by. Karena, luapan aspirasi masyarakat dan konstituen harus di tampung dan ditindaklanjuti oleh mereka. Nah, kalau mereka tidak stand bye. Bagaimana mereka bisa meninventaris aspirasi warga Jakarta," kata Victor di Jakarta, Kamis (12/9/1019).

Dikatakan Victor, dirinya tidak memiliki kepentingan apapun dalam hal siapa yang akan ditetapkan DPP Partai Demokrat untuk duduk jadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

"Ini hanya saran positif dan realistis untuk kemajuan Partai Demokrat DPRD DKI di masa mendatang. Salah satu cara yang elegan adalah menempatkan kadernya yang rajin hadir saja untuk jadi pimpinan di DPRD DKI Jakarta," imbaunya.