BJ Habibie Tutup Usia, Melanie Subono: `Selamat Jalan Eyang Puas-Puasin Kangenan Sama Eyang Ainun Ya…`

Harian Terbit/Akbar
BJ Habibie Tutup Usia, Melanie Subono: `Selamat Jalan Eyang Puas-Puasin Kangenan Sama Eyang Ainun Ya…`
Istimewa

Jakarta, HanTer - Presiden ke-3 RI BJ Habibie tutup usia setelah sepekan dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9). Bapak Teknologi Indonesia ini meninggal di usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Sepanjang hidupnya, Habibie dikenal telah menelurkan puluhan inovasi di bidang teknologi Aeronautical. Tak hanya itu, ahli penerbangan almarhum juga terkenal sebagai sosok jenius, teknokrat kelas dunia dan negarawan yang patut menjadi teladan. Almarhum juga disebut bapak kebebasan pers dan sebagai motivator kebangkitan intelektual Islam di negeri ini.

Tak hanya itu, mantan Menristek era Presiden Soeharto ini juga dikenal sebagai pria romantis. Komitmen dan kesetiaannya terhadap sang istri Ainun Habibie patut menjadi contoh. “Dulu saya takut mati, tapi sekarang tidak, karena Ainun yang pertama akan menemui saya,” kata Habibie yang menunjukkan kesetiannya pada sang istri yang sudah mendahuluinya.

Dalam sebuah acara talkshow di televisi yang dipandu oleh Najwa Shihab pada 27 Juni 2016 silam, BJ Habibie menceritakan bahwa dulu sebelum Ainun meninggal ia pernah takut mati. BJ Habibie mengaku ia pernah takut mati karena khawatir siapa yang akan menemani dan menjaga istrinya Ainun selama 24 jam. Namun ketika istrinya berada di dimensi lain, Habibie siap untuk menghadapi kematian.

"Saya takut sekali kalau saya mati, takutnya karena saya bertanya kalau saya tiada lagi siapa yang jaga Ainun? Siapa yang kawani dia? Tentunya saya harus jaga 24 jam, makanya saya takut mati," ujar Habibie kepada Najwa Shihab.

Berikut kata-kata yang menunjukkan cintanya kepada Ainun,"Ainun, saya sangat mencintaimu. Tapi Allah lebih mencintaimu, sehingga saya merelakan kamu pergi."

Selamat Jalan

Melanie Subono mengungkapkan rasa duka dan kehilangannya atas meninggalnya Presiden ke-3 RI BJ Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu.

Cucu keponakan dari BJ Habibie itu menuliskan kalimat perpisahan melalui unggahan di akun Twitter pribadinya.

"Selamat jalan eyang ... Puas puasin kangen kangenan sama eyang Ainun ya. Makasih udah ngajari saya menjadi pejuang dan mencintai Indonesia. Sampai ketemu di keabadian," tulis Melanie Subono

Kakak yang Baik

Sri Soedarsono Habibie mengenang mendiang BJ Habibie sebagai sosok kakak yang selalu memberikan semangat kepada keluarga.

"Bapak selalu menjadi yang mendorong, memberikan semangat kepada kita," tutur Sri Soedarsono di RSPAD, Jakarta Pusat, Rabu.

Sebagai adik, Sri Soedarsono menyebut kenangan paling berkesan dari BJ. Habibie adalah sosoknya yang penuh perhatian kepada adik-adiknya. "Perhatiannya kepada adik-adiknya besar," ujar Sri singkat.

Kebangkitan Islam

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menyebut sosok Presiden ke-3 RI BJ Habibie sebagai motivator kebangkitan intelektualisme Islam di Indonesia.

"Habibie merupakan pendiri dan ketua umum pertama dewan pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)," katanya saat bertakziah di kediaman mendiang Habibie, di Jakarta, Rabu malam.

Kebangkitan intelektualisme Islam yang dimotivatori Habibie, kata dia, saat itu sangat penting artinya bagi masyarakat, khususnya cendekiawan muslim di Indonesia.

Habibie, kata dia, sangat berjasa besar bagi pembangunan bangsa, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.