Kursi Ketua DPRD DKI Harus Berikan Check and Balance kepada Kepemimpinan Anies

Danial
Kursi Ketua DPRD DKI Harus Berikan Check and Balance kepada Kepemimpinan Anies
Pengamat kebijakan publik, Hendri Satrio

Jakarta, HanTer - Perebutan kursi Ketua DPRD DKI semakin terasa, pasca-pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019 - 2024.

Perebutan kursi untuk orang nomor satu di DPRD DKI ini, tak lepas dari kasak kusuk tentang permainan money politics yang diduga kerap terjadi dalam merebut kekuasaan.

Pengamat kebijakan publik, Hendri Satrio mengatakan, sebaiknya kursi Ketua DPRD DKI Jakarta diraih oleh kubu oposisi.

"Kemungkinan nanti dari PDIP atau PKS. Kalau money politics mudah-mudahan tidak ada ya, itu menurut saya nanti ya mudah-mudahan yang terpilih nanti ya bisa dari oposisi (pemerintah) mas Anies ya," ujar Hendri kepada Harian Terbit di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Dijelaskan dalam suatu pemeritahan harus ada check and balance, agar keseimbangan berjalannya proses kekusaan di DKI Jakarta bisa berjalan dengan baik.

"Supaya check and balance terjadi. Tapi kalau ternyata dari satu kubu dengan mas Anies, ya tidak apa-apa juga sih, yang penting tetap terjadi check and balance," pungkasnya.