Ajang ISDA 2019 Nobatkan PT Agincourt Resources Raih Tiga Besar Penghargaan

Safari
Ajang ISDA 2019 Nobatkan PT Agincourt Resources Raih Tiga Besar Penghargaan
PT Agincourt Resources (PTAR) berhasil menempati posisi tiga besar sebagai perusahaan yang berhasil memperoleh penghargaan dalam ajang Indonesia SDG’s Award (ISDA) 2019 yang digelar di Menara Bidakara Jakarta, Jum’at (6/9/2019).

Jakarta, HanTer - Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang penambangan emas dan perak di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, PT Agincourt Resources (PTAR) berhasil menempati posisi tiga besar sebagai perusahaan yang berhasil memperoleh penghargaan dalam ajang Indonesia SDG’s Award (ISDA) 2019 yang digelar di Menara Bidakara Jakarta, Jum’at (6/9/2019).

Ketua Steering Committe Suwandi MBA dalam sambutannya mengatakan, banyaknya piagam penghargaan yang disiapkan oleh pihak panitia mengingat setiap tahunnya jumlah perusahaan yang turut berpartisipasi dan mendaftarkan diri sebagai perusahaan yang turut berkontribusi dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDG’s) terus bertambah.

Ketua Imum CFCD Sudarmanto juga mengatakan, pada ISDA 2019, jumlah perusahaan yang turut berpartisipasi mencapai sebanyak 66 perusahaan. Jumlah perusahaan sebanyak itu mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pelaksanaan ISDA yang pertama dan kedua masing-masing pada tahun 2017 dan 2018 dengan jumlah peserta berkisar sebanyak 52 perusahaan.

PTAR sendiri bersaing ketat dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang meraih 10 penghargaan dalam kontribusinya pada tujuan pembangunan berkelanjutan (2 platinum dan 8 gold) serta PT Kideco Jaya Agung  yang meraih 11 penghargaan (7 platinum dan 4 gold). PTAR berhasil mendapatkan 10 penghargaan atas kontribusinya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goal’s (SDG’s) dengan meraih 3 jenis kategori penghargaan baik platinum, gold dan silver.

Adapun 10 penghargaan yang diterima oleh PTAR atas kontribusinya dalam upaya mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan meliputi SDG’s 2 berupa program penguatan kelembagaan usaha tani penangkar padi untuk kemandirian ekonomi (platinum), SDG’s 2 lainnya berupa program penguatan kemandirian kelompok tani rentan terhadap sarana budidaya pertanian dan akses modal (gold) serta SDG’s 2 lainnya berupa program edukasi kewirausahaan induktif melalui budidaya tanaman akar rimpang (silver).

Beberapa kontribusi SDG’s lainnya yang juga berhasil dimenangkan oleh PTAR meliputi SDG’s 3 berupa program masyarakat sadar dan bebas penyakit TBC (gold), SDG’s 4 berupa program beasiswa sahabat cerdas tambang emas martabe (gold) serta SDG’s 5 berupa program pengembangan koperasi wanita – koperasi  sahata satahi saoloan (silver).

PTAR juga berhasil memenangkan kontribusi SDG’s yang meliputi SDG’s 6 berupa program gerakan promosi kesehatan sanitasi lingkungan program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) – Stop buang air besar sembarangan, SDG’s 8 berupa program pengembangan ekonomi komunitas berbasis produk 3R yaitu reuse, reduce dan recycle (gold) serta SDG’s 15 berupa program pengembangan model budidaya pertanian terpadu ramah lingkungan – griya upa tondi (silver).

Seperti diketahui sebelumnya pada malam anugerah Indonesia SDG’s Award (ISDA) 2019 yang digelar di Menara Bidakara Jakarta, CFCD sebagai asosiasi yang menaungi berbagai perusahaan yang aktif memberdayakan masyarakat disekitar lokasi perusahaan melalui dana CSR-nya, dimalam anugerah mengumumkan sebanyak 66 perusahaan yang berhak memperoleh penghargaan baik untuk kategori platinum, gold maupun silver.

Dari 66 perusahaan yang turut berpartisipasi dalam ISDA 2019 yang diantaranya meliputi perusahaan pertambangan, minyak dan gas, listrik, perbankan, otomotif, pupuk, air minum dalam kemasan dll, ada 3 perusahaan yang paling banyak meraih penghargaan dengan berbagai kategori yang diperlombakan.

Adapun ketiga perusahaan tersebut meliputi PT Agincourt Resources yang meraih 10 penghargaan yang meliputi 6 gold, 3 silver serta 1 platinum, PT Kaltim Prima Coal yang juga meraih 10 penghargaan yang meliputi 8 gold dan 2 platinum serta PT Kideco Jaya Agung yang meraih 11 penghargaan yang meliputi 4 gold dan 7 platinum.

Sementara itu untuk kategori peraih penghargaan perorangan pada ISDA 2019 terdapat 12 nama pemenang yang diantaranya meliputi Mochamad Kurnia Ariawan (direksi) yang diraih oleh PT Kideco Jaya Agung dengan kategori terbaik I. Adapun beberapa nama lainnya pada kategori perorangan yang meraih gelar juara adalah Adi Risfandi, Dindin Makinudin, Agung Hasanudin serta Wiwin Suhartanto (tingkat manajemen) masing-masing dari PT Mifa Bersaudara, PT Borneo Indo Bara, PT Anugerah Bara Kaltim serta PT Asmin Bara Bronang dengan kategori penghargaan masing-masing terbaik III, II, III dan II.

Sejumlah praktisi dibidang CSR/PPM dari berbagai stakeholder terkait terlihat turut hadir dalam acara ini. Diantaranya pemerhati lingkungan hidup Prof. Emil Salim, Deputy bidang koordinasi pemberdayaan masyarakat desa dan kawasan dari Kemenko PMK Sonny Harry B Harmadi, Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Prof. Bambang Prasetya, Ketua umum CFCD Sudarmanto, Sekjen CFCD Nurul Iman serta sejumlah pegiat lainnya.