62 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

Oni
62 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Terkait Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

Jakarta, HanTer - Pihak Kepolisian sudah menentapkan sebanyak 62 orang sebagai tersangka dalam kerusuhan yang terjadi Papua dan Papua Barat. Para tersangka diduga melakukan perusakan, pembakaran, makar, penghasutan di muka umum, pencurian dengan kekerasan, serta kepemilikan senjata tajam.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo Prasetyo, mengatakan, untuk kerusuhan yang terjadi di Jayapura, aparat kepolisian menetapkan 38 tersangka dengan rincian 28 tersangka di kerusuhan di Jayapura dan 10 tersangka ditetapkan untuk kerusuhan di Timika.

"Sekarang 28 yang sudah ditetapkan (tersangka), yang di Jayapura. Kemudian di Timika 10," katanya.

Sementara untuk kerusuhan yang terjadi di Papua Barat, polisi menetapkan 24 orang sebabagai tersangka dengan rincian tersangka kerusuhan di Sorong berjumlah sebanyak tujuh orang. Kemudian untuk di Fakfak sebanyak sembilan orang, dan delapan orang tersangka di Manokwari.

"Jadi 24 tersangka di Papua Barat," ujarnya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri menjelaskan para tersangka merupakan warga dan mahasiwa. Rata-rata, para tersangka diprovokasi oleh massa perusuh.

Saat ini, Polda Papua dan Papua Barat, masih mendata kerusakan materil, baik properti maupun fasilitas publik, untuk jumlah korban aparat kepolisian masih mendata

Kerusuhan di Papua dan Papua Barat, dipicu kemarahan karena sikap rasis dan persekusi terhadap mahasiswa Bumi Cendrawasih di Surabaya, beberapa waktu lalu. Masyarakat Papua turun ke jalan yang berujung rusuh dengan merusak sampai membakar fasilitas umum.