Jakarta Muharram Festival: Tanamkan Nilai Keislaman

Sammy
Jakarta Muharram Festival: Tanamkan Nilai Keislaman
Jakarta Muharram Festival

Jakarta, HanTer - Antusiasme perayaan Tahun baru Islam yang jatuh pada 1 September 2019 tentunya dirasakan penduduk Jakarta. Hal itu dikarenakan, sejumlah pengurus masjid, kepemudaan, yayasan, madrasah, Pemda, pedagang kecil,  dan organisasi lainya di Jakarta di era kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan, begitu antusias dalam menyambut datangnya tahun baru umat muslim.

Berbagai kalangan pun mengapresiasi adanya berbagai perhelatan 1 Muharram di Jakarta yang dihadiri ratusan ribu warga.

Salah satu contohnya, sejak Sabtu (31/8/2019) pagi, ratusan siswa dan orang tua wali murid Ibtidaiyah Yayasan Sa'adatuddarain yang berada di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, melaksanakan pawai mengelilingi kampung dengan membentangkan sejumlah spanduk dan kertas karton menyambut tahun baru.

Pawai yang dilepas oleh Ketua Yayasan Sa'adatuddarain, H Juaini Yusuf, di halaman gedung komplek yayasan di jalan Mampang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan diikuti ratusan siswa madrasah.

"Kita harapkan dengan pawai keliling kampung ini akan tertanam nilai-nilai keislaman pada generasi muda bangsa khususnya di Jakarta. Sebab, selama ini yang diketahui oleh generasi muda hanya perayaan menyambut tahun baru Masehi. Bukan tahun baru islam," kata Juaini Yusuf di Jakarta, Sabtu (31/8/2019).

Juaini, putra dari tokoh masyarakat Mampang Prapatan, Hamdani Yusuf (alm) yang juga Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta ini menambahkan, pelaksanaan pawai murid tidak hanya dilakukan pada tahun baru Islam. Melainkan, acara juga dilakukan dalam menyambut perayaan hari besar Islam, seperti menyambut Ramadhan.

Konsisten

Sementara saat malam hari, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan larut dalam kemeriahan Jakarta Muharram Festival 2019 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu malam (31/8/2019). Gelaran akbar perdana untuk menyambut tahun baru Islam ini menampilkan Kekayaan Budaya dan Pawai Obor Elektronik yang diikuti oleh perwakilan seluruh wilayah Kota Administrasi di DKI Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh para Dubes Negara Sahabat, jajaran OPD, dan ratusan ribu warga yang memadati lokasi untuk berpartisipasi memeriahkan acara maupun warga yang ingin menikmati beragam pertunjukan menarik.

"Untuk pertama kalinya Pemprov menyelenggarakan perayaan malam tahun baru hijriah dan ini ditandai dengan panggung budaya dan pawai obor yang merupakan adalah tradisi kita,” buka Gubernur Anies dalam sambutannya di Jakarta, Sabtu (31/8/2019).

Lebih lanjut, Anies merefleksikan perayaan tahun baru Islam sebagai kebaruan Pemprov DKI Jakarta dalam menghadirkan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh warga di Jakarta. Hal itu salah satunya ditandai dengan peresmian Hunian Samawa DP 0 rupiah di hari yang sama.

Kedepan, lanjut Anies, Pemprov DKI Jakarta akan konsisten dan fokus menghadirkan kesetaraan dan keadilan dalam setiap pengambilan kebijakan. Sehingga warga Jakarta memiliki kesempatan untuk sejahtera dan bahagia bersama.

"Kita ingin Jakarta membawa kebaruan dan kesetaraan salah satunya adalah acara ini di mana ribuan pedagang kecil merasakan manfaat kegiatan ini dan manfaat ekonomi ini dirasakan sampai ke bawah, karena kita ingin dorong kesetaraan agar lebih sejahtera dan itulah fokus Pemprov DKI,” paparnya.

Positif

Acara Jakarta Muharram Festival yang digelar Pemprov DKI Jakarta dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriah di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) kerap mendapat sambutan positif.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta, Dede Rosyada, menilai, festival yang dihelat Pemprov DKI sangat positif bagi warga Ibukota.

"Kalau dalam perspektif kami, acara ini bagus. Harapan kita ke depannya perayaan ini dapat kembali dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya," ujarnya saat di Jakarta, Minggu (1/9/2019).