Sudah 14 Tahun Konsumsi Sabu, Umar Kei Minta Maaf

Danial
Sudah 14 Tahun Konsumsi Sabu, Umar Kei Minta Maaf
Istimewa

Jakarta, HanTer - Tokoh Pemuda Maluku, Umar Kei meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya mengonsumsi narkotika.

"Saya atas nama diri saya dalam kesempatan yang sudah jadi bukti, saya mengatakan saya bersalah kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Umar Kei saat konforensi pers di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Umar mengatakan menyesal mengonsumsi narkotika dan berjanji tidak akan menggunakannya lagi. "Saya juga meminta maaf kepada teman-teman yang ada di luar, baik aparat yang ada di Polri juga teman-teman terutama keluarga besar saya," ucap Umar.

Sebelumnya, Subdit II Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya menangkap tokoh pemuda Umar Ohoitenan alias Umar Kei terkait penyalahgunaan narkoba di salah satu hotel kawasan Senen Jakarta Pusat.

Polisi menyita lima plastik klip berisi sabu dengan berat 2.91 gram, satu unit mobil, senjata api jenis revolver milik Umar Kei, dua set alat isap, empat unit telepon genggam dan uang senilai Rp850 ribu.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) junto Pasal 132 ayat (1) UU RI tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya antara 20 tahun penjara sampai seumur hidup.

Konsumsi Sabu

Umar Kei mengaku kepada Polisi sudah mengonsumsi narkotika jenis sabu selama 14 tahun. “Yang bersangkutan UK mengaku menggunakan sabu sejak 2005,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis.

Selain itu, Umar ditangkap bersama tiga orang temannya yang berinisial AS, ST dan EB. “Tiga orang rekannya ini mengaku baru mengonsumsi sabu satu tahun,” kata Argo.

Argo mengatakan, Umar bersama tiga rekannya memiliki peran berbeda dalam perkara ini.

“Umar sebagai penyandang dana untuk membeli sabu, AS sebagai tangan kanan pembawa uang Umar, ST berperan sebagai orang yang membeli narkoba ke EB,” kata Argo.

Argo menambahkan, “EB mengambil barang di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat dari tersangka IK yang saat ini kita sedang cari (DPO).” 

#Narkoba   #umarkei   #polisi   #maluku