Rini, Budi Karya, Enggar dan Wiranto Terdepak dari Jajaran Menteri

Safari
Rini, Budi Karya, Enggar dan Wiranto Terdepak dari Jajaran Menteri

Jakarta, HanTer - Dalam daftar nama-nama calon menteri yang beredar sejumlah nama menteri kabinet saat ini terdepak. Antara lain Rini Soemarno Menteri BUMN. Posisinya digantikan Dwi Soetjipto. Budi Karya Menhub,  posisinya diganti Danang Parikesit, Wiranto Menkopolhukam digantikan Moeldoko, Tjahyo Kumolo Mendagri digantikan Hasto Kristiyanto.

Kemudian Enggartiasto Lukita Menteri Perdagangan digantikan Budi Waseso, Nila Moeloek Menkes digantikan Dr Hasto Wardoyo, Yasonna Laoly digantikan Yusril Ihza Mahendra, Puan Maharani digantikan M Prananda Prabowo, dan sejumlah nama lainnya.

Menteri Muda

Sementara itu dalam cabinet Jokowi jilid II juga diisi sejumlah menteri muda. Pengamat politik dari Point' Indonesia (PI) Karel Susetyo mengatakan, anak muda harus diberi porsi di kabinet Jokowi - Maruf terlebih untuk  bidang-bidang yang memang menjadi ranahnya anak muda. 

Misalnya, lanjut Karel,  Menpora, Menteri Pariwisata dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Apalagi di malaysia, Menpora diisi anak muda karena umurnya belum sampai 40 tahun.

"Banyak anak muda yang cocok untuk duduk di kabinet Jokowi-Maruf. Bisa dari parpol atau profesional. Dari professional, misalnya ada nama-nama pengusaha unicorn," ujar Karel Susetyo kepada Harian Terbit, Kamis (15/8/2019).

Terpisah, pengamat politik dari Universitas Bunda Mulia (UBM) Silvanus Alvin, calon menteri dari kalangan anak muda itu berasal dari CEO - CEO perusahaan start up yang namanya sudah dikenal nasional dan internasional. Supaya mereka tahu memanfaatkan big data untuk kepentingan Indonesia.

“Kalau menurut saya, Presiden bisa langsung seleksi menteri dari ratusan hingga ribuan lulusan LPDP. Penerima beasiswa LPDP ini kan sudah disekolahi negara di dalam dan di luar negeri. Saya yakin ada lebih dari 1 anak muda sukses yang bisa jadi menteri asal diberi kesempatan," paparnya.

Silvanus menyarankan, ada beberapa hal jika anak muda masuk kabinet. Pertama anak muda juga harus terjun ke politik. Perlu membangun imej baik di hadapan masyarakat supaya penerimaan masyarakat juga akan positif. Kedua, anak muda juga harus melakukan publisitas bagi dirinya sendiri agar dikenal publik. Karena jika tidak dikenal maka tentu sulit pula untuk dipilih menjadi menteri.