Jokowi Bentuk Kementerian Investasi, Tangani Digital dan Kreatif

Anugrah
Jokowi Bentuk Kementerian Investasi, Tangani Digital dan Kreatif
Presiden Joko Widodo

Jakarta, HanTer - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan jika perombakan kabinet dilakukan tidak harus menunggu dilantiknya kembali Jokowi sebagai Presiden di Periode Kedua pada Oktober 2019.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyampaikan, akan ada perombakan nomenklatur Kementerian. Meski demikian kursi kabinet diperkirakan tetap sama seperti saat ini, yakni 34 kementerian.

Salah satu perubahan adalah Jokowi akan membentuk kementerian yang fokus menangani investasi.

"Secara jumlah bisa sama tapi ada kementerian yang dilebur," ujar Jokowi dalam pertemuan Dewan Pemimpin Redaksi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (14/8/2019). 

"Ada juga Kementerian Investasi, akan konsentrasi di digital dan kreatif," lanjut Jokowi.

Jokowi mengatakan kabinet dapat diumumkan sebelum waktu pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Oktober mendatang.

"Kabinet bisa diumumkan kapan saja, enggak perlu nunggu Oktober," ujar Jokowi. 

Jokowi mengatakan, susunan kabinet untuk periode kedua ini telah final. "Nama kabinet sudah final," katanya. 

Jokowi juga tidak menutup pintu bagi partai lain yang ingin bergabung ke dalam koalisi. Salah satunya Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto. 

Jokowi juga telah mengatakan bahwa komposisi kabinet selanjutnya bakal lebih banyak diisi oleh kalangan profesional. Namun, dia juga membuka opsi jumlah kalangan profesional dan parpol berimbang dalam kabinet.

Jumlah kementerian di masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla saat ini sebanyak 34. Sempat terjadi reshuffle kabinet beberapa kali.