Merugikan Warga DKI Jakarta

Ramai-ramai Menolak Pembatasan Usia Mobil

Harian Terbit/Safari
Ramai-ramai Menolak Pembatasan Usia Mobil
Pembatasan usia kendaraan maksimal 10 tahun pada 2025 guna mengurangi polusi udara

Jakarta, HanTer - Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membatasi usia kendaraan maksimal 10 tahun pada 2025 guna mengurangi polusi udara menuai kritik dan penolakan. Pembatasan tersebut akan merugikan warga.

Bagi Indah (23), warga Kalimalang, Jakarta Timur, membatasi usia mobil maksimal 10 tahun pasti memberatkan warga. Padahal kendaraan yang usianya diatas 10 tahun banyak yang laik jalan karena dirawat dengan baik. "Mobil saya sudah berusia 11 tahun tapi kondisi sangat bagus dan mayak banget,” ujarnya.

Sementara itu, Faisal, warga Lubang Buaya, Jakarta Timur  mengemukakan, pembatasan kendaraan bisa dilakukan apabila transportasi umum sudah baik. Dengan demikian warga ibu kota punya banyak pilihan.

Jadi, sebaiknya pembatasan usia kendaraan jangan diterapkan sebelum transportasi di Ibu Kota membaik.

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyoroti kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang melarang kendaraan pribadi berusia di atas 10 tahun melintasi jalan di Jakarta demi menekan tingkat polusi.

"Ada pembatasan usia kendaraan tapi masyarakat beli lagi kendaraan yang baru, itu sama saja sebetulnya," ujar Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo di Jakarta, Selasa.

Wahyu menjelaskan bahwa masih ada mobil pribadi yang berusia lebih dari 10 tahun dalam kondisi bagus dan laik jalan.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kebijakan pembatasan usia kendaraan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk dibicarakan kembali secara matang.

"Jadi kebijakan pembatasan usia kendaraan pribadi itu harus dibicarakan lebih matang lagi, tidak bisa hanya begitu saja. Aturannya juga harus kita atur sedemikian rupa," ujar Direktur Lalu Lintas BPTJ Kemenhub Karlo Manik di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubenur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara.

Dalam instruksinya antara lain membatasi usia kendaraan pribadi di atas 10 tahun di Jakarta mulai 2025. Selain itu Anies juga memerintahkan Kadis Perhubungan mempercepat peremajaan 10.047 bus kecil ke Jak Lingko, perluasan ganjil genap dan tarif parkir.