Tersinggung dan Sakit Hati

Pembakar Istri dan Anak Terancam 15 Tahun Penjara

Sammy
Pembakar Istri dan Anak Terancam 15 Tahun Penjara
Ilustrasi

Jakarta, HanTer— Pelaku pembunuhan berinisial J yang membakar istri dan anak untuk menghilangkan jejak kejahatannya di salah satu rumah Jalan Dukuh V RT10 RW05, Kramat Jati, Jakarta Timur terancam hukuman pidana 15 tahun penjara.

"Sementara ini, pasal 338 KUHP jo 351," kata Kapolsek Kramat Jati Nurdin Arahman S.H kepada Antara menjelaskan hukuman pidana yang mengancam J yang sehari-hari bekerja sebagai kuli di Pasar Induk.

Pelaku dikenai pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan dengan hukuman pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Sebelumnya beredar kabar terjadi kebakaran di daerah Kramajat Jati, Jakarta Timur pada pukul 03.30 WIB. Namun setelah diusut, kebakaran tersebut diakibatkan oleh pembunuhan yang dilakukan J terhadap istrinya untuk menghilangkan jejak kejahatannya.

Anak J yang berusia 5 tahun turut menjadi korban dalam kasus ini. Ia mengalami luka bakar serius tingkat III dengan tingkat 80 persen dan saat ini ditangani di RS Harapan Bunda Jakarta Timur.

Kasus pembunuhan yang dilakukan J saat ini ditangani oleh Polsek Kramat Jati dan tahapan selanjutnya adalah melakukan rekonstruksi perkara.

Sakit Hati

Polsek Kramat Jati membenarkan adanya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pria berinisial J terhadap istrinya di Jalan Dukuh V RT10 RW 05, Jakarta Timur, Selasa dini hari.

"Dia merasa tersinggung dengan omongan istrinya, tidak lama setelah ribut tersangka mengambil batu di kamar mandi lalu dipukulkan ke area kepala korban," kata Kapolsek Kramat Jati Nurdin Arahman S.H. kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Setelah tersangka J melakukan pembunuhan itu, ia berniat menghilangkan jejak dengan cara membakar rumah dengan membakar jenazah korban di kamarnya.