DPP Partai Hanura (Hasil Munaslub ll) Minta OSO Tidak Gunakan Nama Ketum Hanura

Safari
DPP Partai Hanura (Hasil Munaslub ll) Minta OSO Tidak Gunakan Nama Ketum Hanura

Jakarta, HanTer - Kuasa Hukum DPP Partai Hanura (Hasil Munaslub ll) H. Adi Warman, SH, MH, MBA meminta DR (HC) Oesman Sapta Odang (OSO) untuk tidak menggunakan atau mengatasnamakan sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura lagi. Apalagi OSO dinilai tidak sanggup memenuhi janjinya untuk menambah kursi di DPR

"Karena dalam penanda tanganan pakta tanggal Desember 2016 OSO menjamin penambahan kursi DPR RI dari jumlah sebelumnya tapi ternyata tidak terbukti," kata H. Adi Warman, SH, MH, MBA dalam keterangan tertulis, Selasa (6/8/2019)

"Dan bila dikemudian hari ternyata tidak memenuhi atau mematuhi, maka didalam pakta disebutkan bahwa OSO secara ikhlas dan tulus menyatakan mengundurkan diri dari Ketua Umum DPP Partai Hanura, Ini ada tertulis dalam pakta integtitas itu, artinya pakta integritas ini secara hukum merupakan perjanjian bersyarat yang harus dipatuhi oleh saudara DR. (HC). Oesman Sapta Odang," imbuhnya.

Sebagai informasi pakta intergitas tersebut demikian bunyinya:


1.Bersedia melanjutkan memimpin Partai Hanura periode 2015-2020 dari Ketua Umum sebelumnya Bapak Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH, MM sampai Tahun 2020.


2.Bersedia mematuhi Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Hanura.


3.Menjamin soliditas dan kesinambungan Partai Hanura untuk memenangkan Partai Hanura dalam Pemilu 2019.

4.Menjamin penambahan kursi Partai Hanura di DPR-RI dari jumlah sebelumnya didapat.


5.Wajib membawa gerbong partai yang kami pimpin sebelumnya.


6.Dengan ditandatangani Pakta Integritas ini, saya menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan maupun pengurus dari partai apapun namanya.

#Hanura   #oso