KPK Lelang 57 Barang  Hasil Gratifikasi

Safari
KPK Lelang 57 Barang  Hasil Gratifikasi

Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang barang hasil gratifikasi yang telah dilaporkan ke pihaknya. 

Lelang ini dilaksanakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) Jakarta III, Jumat  (2/8/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan, lelang tersebut dilakukan terhadap 57 barang hasil pelaporan gratifikasi yang diterima KPK. Nilai limit 57 barang yang dilelang sangat beragam. Dari yang paling tinggi yaitu 1 set Merchandise Asian Games 2018 (92 barang) senilai Rp 16.6 juta sampai yang paling rendah yaitu 1 buah Hiasan berbentuk Guci senilai Rp75 ribu.

"Bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang, harus mengikuti tahapan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Febri dalam pesan singkatnya, Jumat (2/8/2019).

Febri menjelaskan, adapun tahapan dan ketentuan yang berlaku untuk bisa mengikuti lelang. 

Pertama, mendaftar sebagai calon peserta lelang dan mengaktifkan akun pada alamat domain www.lelang.go.id dengan mengunggah softcopy KTP, NPWP dan nomor rekening atas nama sendiri.

Kedua, peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang sekaligus (bukan dicicil) ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. 

"Setoran uang jaminan lelang harus sudah efektif diterima KPKNL selambat-lambatnya satu hari kerja sebelum pelaksanaan lelang atau 1 Agustus 2019," jelasnya.

Ketiga, sambung Febri, pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang paling lambat lima hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan, uang jaminan akan disetorkan ke kas negara. 

Keempat, pengembalian uang jaminan yang telah disetorkan, dikembalikan seluruhnya kepada peserta lelang yang tidak disahkan sebagai pembeli, kecuali terdapat biaya transaksi yang dikenakan oleh perbankan, menjadi tanggungan peserta lelang.

“Calon peserta lelang melakukan penawaran secaraclose bidding dengan mengakses laman tersebut secara elektonik sesuai waktu yang telah ditentukan.” terangnya.