Ini Pernyataan Perusahaan Terkait OTT Terhadap Direksi AP II

Oni/Safari
Ini Pernyataan Perusahaan Terkait OTT Terhadap Direksi AP II

Jakarta, HanTer - PT Angkasa Pura II (Persero) menyatakan akan menghormati proses hukum terkait adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang direksi Angkasa Pura II, Kamis (01/08/2019) dini hari di Jakarta.

AP II dalam keterangan tertulisnya di Jakarta mengaku mendukung penuh kepatuhan hukum di mana pun dan akan bekerjasama dengan pihak berwenang terhadap hal ini.

Sementara untuk kegiatan operasional, perusahaan mengaku tetap berjalan dengan sebagaimana mestinya.

Sebelumnya diberitakan jika KPK telah mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp1 miliar dalam pecahan dolar Singapura dari Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II.

KPK telah mengkonfirmasi adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Jakarta Selatan, Kamis dini hari, kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan setelah dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

"Setelah informasi dari masyarakat kami telusuri dan cek kondisi lapangan, ditemukan bukti-bukti awal bahwa telah terjadi transaksi antara dua pihak dari BUMN," katanya dalam konfirmasi.

Diduga telah terjadi penyerahan uang untuk salah satu Direksi di PT. Angkasa Pura II terkait dengan proyek yang dikerjakan oleh PT. INTI.

Tim KPK telah mengamankan setidaknya lima orang yang terdiri dari unsur Direksi PT. AP II, pihak dari PT. INTI dan pegawai masing-masing BUMN yang terkait. Ditemukan juga uang dalam bentuk dollar Singapura setara hampir Rp1 miliar yang kemudian diamankan tim sebagai bagian dari barang bukti di lokasi.

Sebagian pihak yang diamankan telah berada di kantor KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sesuai dengan Hukum Acara yang berlaku, maka KPK akan memaksimalkan waktu 24 jam ini sebelum menentukan status hukum perkara selanjutnya.

Informasi lebih lengkap menurut Basaria, seperti dilansir Antara,  akan disampaikan di kemudian harinya melalui konferensi pers secara resmi di KPK.

#Suap   #korupsi   #apII   #kpk   #ott