Empat Tersangka Suap Izin Pemprov Kepri Tetap Ditahan

safari
 Empat Tersangka Suap Izin Pemprov Kepri Tetap Ditahan

Jakarta, HanTer - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan terhadap empat tersangka suap izin prinsip dan lokasi  pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau Tahun 2018/2019. Empat tersangka diperpanjang masa penahanan selama 40 hari dimulai tanggal 31 Juli - 8 September 2019.

Empat tersangka yang diperpanjang masa penahannya yakni Nurdin Basirun, Gubernur Kepulauan Riau, Edy Sofyan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Budi Hartono, Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Abu Bakar dari pihak swasta. Saat ini empat tersangka telah mendekam di Rutan KPK sejak ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada tanggal 10 Juli 2019 lalu.

"KPK lalukan perpanjangan untuk 4 tersangka suap terkait dengan izin prinsip dan lokasi  pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau Tahun 2018/2019 dan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Dalam mengusut kasus ini, KPK telah menggeledah 9 tempat di tiga lokasi berbeda. Penggeledahan terkait  kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepulauan Riau dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Kepri Nurdin Basirun.Dari penggeledahan itu diamankan sejumlah dokumen terkait perizinan yang relevan dengan perkara suap seperti pemanfaatan ruang laut di Kepri,