Kasus Novel, Siapa Dalang Yang Ada di Lingkaran Kekuasaan?

Safari
 Kasus Novel, Siapa Dalang Yang Ada di Lingkaran Kekuasaan?
Penyidik senior KPK Novel Baswedan

Jakarta, HanTer—Siapa pelaku dan dalang kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan hingga saat ini (sudah 820 hari) belum terungkap. Namun, menurut Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, kasus ini sulit diungkap karena dalang penyiraman air keras ada di dalam lingkaran kekuasaan.

"Mengapa Novel jadi korban sulit ditemukan pelakunya? Karena dalangnya ada di dalam lingkaran kekuasaan," ujar Amien dalam acara Muhasabah dan Munajat Uztazah, Emak-Emak Militan, dan Mijahidah di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta, Sabtu (20/7).

Amien meyakini kasus Novel tidak akan tuntas. Buktinya, kata dia, hingga kini, setelah 800 hari kejadian Novel disiram air keras pun, polisi belum mengungkapnya. Ia pun pesimistis dengan pencapaian target yang diberikan oleh Jokowi, yakni 3 bulan. “Pak Jokowi 3 bulan harus tuntas. Padahal tidak akan tuntas juga," ujarnya disambut tawa peserta di lokasi acara.

Menanggapi hal ini, pengamat politik Andrianto mengatakan, kita patut curiga terhadap sinyalemen Amien Rais karena hingga saat ini kasus novel tidak terpecahkan. “Kalau dicurigai pelakunya ada di lingkungan kekuasaan saya kira wajar karena sampai saat ini kasus ini sulit terungkap,” katanya.

Menurutnya, meski presiden sudah beri waktu 3 bulan lagi untuk diselesaikan, namun nampaknya akan sulit terungkap. “Kalau mau terungkap semua pimpinan Polri harus sungguh-sungguh dan bersikap profesional, sehingga bisa terungkap dalangnya,” ujar Andrianto dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Novel disiram air keras usai menunaikan salat subuh di sekitar kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta, 11 April 2017. Akibatnya, bola mata kiri luka parah. Pasca kejadian itu, Kepolisian tak kunjung berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras kepada Novel. Tim Gabungan Kasus Novel yang dibentuk kepolisian dan telah bekerja selama 180 hari juga hanya mampu menyampaikan bahwa ada tiga orang yang diduga sebagai pelaku yang hingga kini belum dapat ditangkap.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah menunggu pelaku penyiraman air keras ke penyidik KPK, Novel Baswedan terungkap selama 820 hari lebih.

"Yang bisa kami sampaikan itu sederhana ya, dari KPK, yang diharapkan KPK itu pelakunya ditemukan. Sebenarnya 820 hari lebih itu sudah sangat lama ya bagi kita semua untuk menunggu siapa pelaku penyerangan Novel itu," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (19/7/2019) malam.