Warga Jakarta Edarkan Sabu di Cilacap Diciduk

ant
Warga Jakarta Edarkan Sabu di Cilacap Diciduk

Jakarta, HanTer - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap, Jawa Tengah, telah menetapkan seorang pria asal Jakarta sebagai tersangka kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

"Penetapan status tersangka terhadap seorang pria berinisial MDK (38), warga Gang Sarmili RT 08 RW 03, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, itu dilakukan setelah kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan," kata Kepala BNNK Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Triatmo Hamardiyono dikutip Antara, Jumat (19/7/2019).

Dalam hal ini, kata dia, MDK tertangkap tangan membawa satu paket plastik kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,89 gram saat digeledah di Terminal Bus Cilacap pada hari Senin (15/7/2019).

Ia mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan karena sebelumnya BNNK Cilacap menerima informasi dari masyarakat jika ada peredaran narkoba di sekitar Terminal Bus Cilacap yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Tim Seksi Pemberantasan BNNK Cilacap yang dipimpin Kepala Seksi Pemberantasan Komisaris Polisi Anung Suyadi.

Dalam penyelidikan tersebut, kata dia, Tim Seksi Pemberantasan mencurigai seorang pria yang baru turun dari bus jurusan Jakarta-Cilacap di Terminal Bus Cilacap. Petugas segera menghampiri pria tersebut dan memperkenalkan diri sebagai petugas dari BNNK Cilacap. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan identitas dan menggeledah tas yang dibawa pria berinisial MDK tersebut.

Saat melakukan penggeledahan, kata dia, petugas menemukan bungkus rokok di dalam tas MDK dan berisi satu plastik kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,89 gram.

Oleh karena itu, lanjut dia, petugas segera membawa ke Cilacap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Selain satu paket plastik kecil yang diduga berisi sabu-sabu dengan berat 1,89 gram, kami juga mengamankan satu unit telepon seluler merek Samsung warna putih, tas punggung warna hitam, dan kartu tanda penduduk atas nama tersangka," katanya.

Lebih lanjut, Triatmo mengatakan saat menjalani pemeriksaan, MDK mengaku membawa sabu-sabu tersebut dari Jakarta dengan menggunakan bus untuk memenuhi keinginan seseorang berinisial RR yang dikenalnya melalui media sosial dua bulan lalu.

Pada awal perkenalan, kata dia, RR menawarkan uang palsu dengan perbandingan satu banding lima (1:5) atau uang asli senilai Rp20.000.000 ditukarkan dengan uang rupiah palsu sebesar 100.000.000, sehingga MDK sangat berminat dengan tawaran tersebut.

#Sabu   #di   #Cilacap