Pasca Rakernas, Gerindra Akan Putuskan Sikap Politik Jadi Oposisi Atau Gabung Pemerintah

sammy
Pasca Rakernas, Gerindra Akan Putuskan Sikap Politik Jadi Oposisi Atau Gabung Pemerintah
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono

Jakarta, HanTer - Partai Gerindra disebut-sebut akan mengadakan rapat internal untuk menentukan arah politik partai, Jumat (19/7/2019) malam. Dalam rapat itu nantinya salah satu bahasannya soal arah politik Gerindra ingin oposisi atau koalisi pemerintahan.

Rapat Dewan Pembina Gerindra tersebut kemungkinan akan dilaksanakan di kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono menyebut ada kemungkinan pihaknya bergabung dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Di sisi yang lain, masih ada kans pula untuk menjadi oposisi.

"Saat ini masih 50:50. Belum diputuskan," tutur Ferry di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Ferry juga mengatakan, Gerindra bakal menghelat rapat Dewan Pembina pada Jumat mendatang (19/7/2019). Rapat bakal dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.

Rapat tersebut, lanjutnya, membahas perkembangan politik terkini. Misalnya, membicarakan hasil pertemuan antara Prabowo dengan Jokowi pada Sabtu lalu (13/7/2019).

Setelah itu, Gerindra bakal menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada Agustus mendatang. Pada rapat itu akan diputuskan di mana posisi Gerindra selanjutnya. Apakah bersama koalisi pemerintah atau oposisi," tutur Ferry.

Namun, Ferry enggan membeberkan hal-hal yang membuat Gerindra belum yakin menjadi oposisi. Dia juga enggan menjelaskan apa saja hasil pertemuan Jokowi dan Prabowo pada Sabtu lalu (13/7/2019) yang akan dibahas dalam Rapat Dewan Pembina Jumat mendatang (19/7/2019).

"Masa kita minta (posisi, red). Kalau ditawarkan mungkin iya," tutur Fery.

Dirinya mengatakan, demokrasi membutuhkan checks and balances. Karenanya, oposisi diperlukan untuk mengawasi kinerja pemerintahan.