Beri Jaminan Penangguhan Penahanan, 700 Purnawirawan TNI Yakin Kivlan Tak Salah

Safari
Beri Jaminan Penangguhan Penahanan, 700 Purnawirawan TNI Yakin Kivlan Tak Salah

Jakarta, HanTer - Pengamat politik dari Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminudin menilai kuatnya pengaruh dan kepercayaan kalangan korps militer yang membuat 700 purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang siap menjamin penangguhan penahanan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. 

Para purnawirawan juga menilai mantan kepala staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (kas Kostrad) itu tak terbukti melakukan tindak pidana kepemilikan senjata api ilegal seperti yang dituduhkan kepadanya.

"Adanya 700 Purnawirawan TNI memberikan jaminan penangguhan penahanan terhadap Kivlan Zen menunjukkan kuatnya pengaruh dan kepercayaan kalangan korps militer pada Kivlan Zen," kata Aminudin kepada Harian Terbit, Rabu (17/7/2019).

Aminudin juga menyebut, adanya 700 Purnawirawan TNI yang menjamn penangguhan penahanan Kivlan Zen juga menunjukkan masih kuatnya esprit decorps (semangat korps) di kalangan purnawirawan TNI. Dukungan 700 Purnawirawan TNI tersebut juga menunjukkan meluasnya kesadaran dikalangan purnawirawan bahwa sebenarnya Kivlan Zen dan mantan Danjen Kopassus Soenarko tidak bersalah.

Sementara itu, pengamat hukum dari Universitas Nasional (Unas) Dr Ismail Rumadan juga mengatakan, polisi sebaiknya menangguhkan penahan terhadap Kivlan Zen, baik itu ada jaminan ataupun tidak. Sebab alasan penahanan seseorang tersangka itu harus berdasarkan KUHAP. Yakni apabila yang besangkutan diduga akan melarikan diri, kemudian menghilangkan barang bukti, serta berpotensi mengulangi perbuatan yang sama. 

"Seorang Kivlan Zen tidak mungkin melakukan hal tersebut, apalagi benar ada jaminan dari 700 Purnawirawan TNI. Pak Kivlan Zen adalah mantan prajurit yang tentu tidak mungkin diragukan lagi komitmennya terhadap negara kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Kuasa Hukum Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun mengatakan, saat ini sebanyak 700 Lurnawirawan TNI siap menjamin penangguhan penahanan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen. Proses penjaminan terhadap kliennya itu dimulai dengan melakukan tanda tangan sebanyak 700 orang purnawirawan TNI sebagai penjamin.

“Sekitar 700 purnawirawan itu telah melakukan penandatanganan sebagai penjamin dalam penangguhan penahanan Pak Kivlan Zen,” kata Tonin saat dikonfirmasi, Rabu (17/7/2019).