Jokowi-Prabowo Bertemu Tak Pengaruhi Ijtima Ulama

Danial
Jokowi-Prabowo Bertemu Tak Pengaruhi Ijtima Ulama
Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Yusuf Muhammad Martak

Jakarta, HanTer – Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Yusuf Muhammad Martak menyampaikan bahwa hari ini pihaknya akan menggelar rapat internal dengan beberapa elemen 212 untuk membahas rencana agenda Ijtima Ulama jilid IV.

“Kami akan rapat penyusunan kepanitiaan Ijtima Ulama IV,” ujar Yusuf Muhammad Martak di Alia Hotel, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019).

Selain tentang susunan kepanitiaan, Martak menyampaikan bahwa agenda rapat internal malam ini, untuk menentukan kapan dan dimana agenda Ijtima Ulama IV tersebut akan digelar.

“Soal tema akan kami bahas dalam pertemuan. Tentang jadwal hari, waktu, akan kami bahas dalam pertemuan. Ini masih tahap awal,” ujarnya.

Dalam agenda Ijtima Ulama IV ini, Martak mengatakan akan membahas banyak hal, mulai dari langkah selanjutnya pasca Pilpres 2019 hingga agenda-agenda keumatan lainnya.

“Bagaimana menyikapi keadaan dan situasi dengan hal-hal yang terbaru. Semua akan dibahas semua. Dalam Ijtima akan kami rangkum masukan-masukan yamg menjadi sikap dasar kami,” tuturnya.

Lebih lanjut, Martak juga menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menyikapi apapun terkait dengan pertemuan politik Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada hari Sabtu (13/7/2019) kemarin.

Bahkan ia menyatakan tak terpengaruh apapun dengan agenda kedua tokoh politik tersebut, karena menurutnya, pertemuan antara Jokowi dan Prabowo adalah hak mereka dimana pihaknya tidak dapat melarangnya.

“Jadi sekarang tenang-tenang saja, tidak terpengaruh isu-isu yamg berkembang, pertemuan dan sebagainya. Semua punya hak masing-masing untuk bertemu dengan siapapun,” ujar Martak.

Begitu juga dengan pihaknya yang memiliki hak untuk berkumpul dengan para ulama, habaib dan tokoh 212 dalam rangkap membahas masa depan gerakan mereka dalam Ijtima Ulama jilid IV.

“Kami juga punya sikap apa yamg kami lakukan untuk musyawarah dan mendengar masukan sesuai arahan imam besar (Habib Rizieq  kami,” tegasnya.

Martak juga membantah bahwa agenda Ijtima Ulama IV itu digelar gara-gara pertemuan Prabowo Subianto dengan Jokowi berlangsung.

“Kamis minggu lalu dalam rapat rutin GNPF Ulama merumuskan Ijtima Ulama IV. Dan alhamdulillah kita lebih dulu punya pemikiran dan pandangan ke depan. Jadi tidak ada kaitan pertemuan, terlalu kecil kalau itu,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Slamet Maarif menyatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan Ijtima Ulama IV tersebut.

“Kami dari PA212 akan berjuang sekuat tenaga agar ijtima 4 ini berjalan dengan sukses,” kata Slamet.

Dan Slamet juga menyatakan bahwa pihaknya akan mendukung apapun hasil dari agenda Ijtima Ulama IV tersebut.

“Apapun yang diputuskan dalam Ijtima 4 kami PA212 akan sami’na wa ato’na. Segala koordinator wilayah kita siap sedia siap berjuang dalam ijtima 4. Apapun yg diputuskan pasti besar untuk penguatan dan selamatkan bangsa ini,” tegasnya.
Perlu diketahui bahwa GNPF Ulama bersama dengan PA212 dan Front Pembela Islam (FPI) tengah menggelar rapat internal untuk membahas rencana kegiatan Ijtima Ulama IV di hotel Alia Cikini, Jl Cikini Raya depan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.