Kebakaran Tebet, Jaksel

1.400 Warga Mengungsi Bantuan Terus Mengalir

Sammy
1.400 Warga Mengungsi Bantuan Terus Mengalir
Kebakaran Kampung Bali

Jakarta, HanTer— Bantuan untuk sekitar 1.400 atau 300 keluarga korban kebakaran Rukun Warga (RW) 07 Kampung Bali Matraman, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan terus mengalir ke sejumlah posko pengungsi.

"Terima kasih atas bantuan makanan dan popok bayi dari hamba Allah di Tebet, terima kasih untuk semua bantuan dari donatur lainnya untuk saudara kita yang menjadi korban kebakaran," kata salah satu petugas melalui pengeras suara Masjid Nurul Huda melaporkan bantuan-bantuan yang mereka terima di Jakarta, Rabu.

Hingga Rabu pukul 22.00 WIB ini, sejumlah warga berduyun-duyun mendatangani sejumlah posko pengungsi, seperti Masjid Nurul Huda, Masjid At Taufik, Madrasah Ibtidaiah Nurul Islam, dan SD Negeri Manggarai 05, untuk menyalurkan bantuan mereka.

Mereka membawa makanan siap santap, kardus-kardus berisi mi instan dan air mineral, pakaian layak pakai, popok bayi/orang lanjut usia, dan selimut.

Mengungsi

Sekitar 1.400 warga mengungsi akibat rumah mereka ludes hangus dalam kebakaran, Rabu siang.  Dalam peristiwa bencana ini, kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan Manggarai Permana, banyak elemen warga menunjukkan solidaritas kepada para korban di enam RT.

Selain bantuan, solidaritas juga ditunjukkan warga dengan menyediakan rumah mereka sebagai lokasi pengungsian.

Berdasarkan pantauan ANTARA, korban kebakaran tidak hanya mengungsi ke tiga titik lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah, seperti SD Manggarai 05, Masjid Nurul Huda, dan Masjid At Taufik, tetapi sebagian pengungsi juga berada di garasi dan teras rumah-rumah tetangga mereka yang tidak terdampak kebakaran.

Sebagian lainnya lagi menempati tenda-tenda yang didirikan dinas sosial setempat.

Sementara itu,  korban kebakaran Deni Rosita mengatakan bahwa kondisi pelayanan petugas serta sukarelawan di pengungsian cukup sigap dan baik. Deni berharap bantuan untuk pengungsi tidak hanya pada kebutuhan pokok saja.

"Anak-anak kami yang akan masuk pada hari pertama tahun ajaran baru sekolah awal pekan depan kini tak memiliki seragam dan peralatan sekolah karena ikut terbakar, tolong itu juga dibantu," kata Deni.

Menanggapi itu, Camat Tebet Dyan Airlangga menyatakan bahwa pemerintah akan memenuhi seluruh kebutuhan korban kebakaran selama di pengungsian, termasuk kebutuhan sekolah anak-anak.