Demokrasi dan Pemberantasan Korupsi Harus Seiring Sejalan

Danial
Demokrasi dan Pemberantasan Korupsi Harus Seiring Sejalan
Anggota Komisi III DPR RI, Teuku Taufiqulhadi

Jakarta, HanTer - Anggota Komisi III DPR RI, Teuku Taufiqulhadi, mengatakan, terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyadapan, maka perlu berjalan beriringan demokrasi.

"Kalau di negara lain, antara keduanya itu berjalan beriringan. Jadi upaya pemberantasan korupsi tidak mengganggu proses demokrasi. Tetapi di Indonesia kita harus memilih,  demokrasi dulu barangkali begitu apa masalah pemberantasan korupsi,"  ujar Taufiqulhadi dalam acara Forum Legislasi dengan tema ”RUU Penyadapan Pangkas Kewenangan KPK?” di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya wewenang itu tidak boleh sembarangan orang.  “Itulah mengambil posisinya di dalam konteks negara,” ugkap politisi Partai NasDem ini.

Kemudian jika polisi itu sudah ada sumber wewenangnya  yang diberikan oleh undang-undang. Tidak bisa misalnya untuk menertibkan orang-orang di jalan itu di luar polisi, walaupun ada kehendak baik. 

Misalnya adalah meminta agar warung-warung itu ditutup dan sebagainya bukan oleh Polisi tidak boleh. Polisi yang berwenang terhadap hal tersebut. Itu adalah satu fundamen pilar demokrasi.

Kedua adalah privasi. Ini  adalah  sangat vital di dalam demokrasi. 

“Jadi kalau di dalam dalam bahasa yang paling sederhana, itu adalah ketika orang mengatakan tinggalkan saya sendiri disini! Misalnya begitu. Jadi maksudnya, kalau orang itu ribut disampingnya atau mengganggu, dia mengatakan kamu pergi, saya tinggal di sini saja, maksudnya jangan diganggu dia," ujarnya.

"Di Barat itu , orang tua tidak boleh masuk sesuka hati ke kamar anaknya  karena privasi.  Orang tidak boleh masuk ke rumah orang sesuka hatinya, walaupun itu adalah polisi. Kalau tidak ada privasi,  maka dia demokrasi tidak jalan selain pilarnya adalah masalah keadilan, harus ada kadilan. Ketika kemudian ada alat penyadapan menyerbu kerumah kita, itu akan bertabrakan total dengan demokrasi, saya beritahukan saja," ujarnya.