Pengawasan Lemah, Oknum Kades Kramat Diduga Tersangkut Kasus Laporan Fiktif Atas Penggunaan Dana

Sammy
Pengawasan Lemah, Oknum Kades Kramat Diduga Tersangkut Kasus Laporan Fiktif Atas Penggunaan Dana
Ilustrasi (ist)

Jakarta, HanTer - Dugaan penyimpangan dana desa sebesar miliaran rupiah tengah terjadi di desa Kramat, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Adapun oknum kepala desa diduga melakukan laporan fiktif atas penggunaan dana desa selama tiga tahun belakangan.

Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK), Lis Sugianto, mengatakan, selama tiga tahun, sejak 2017 sampai pertengahan 2019, Desa Kramat memperoleh kucuran dana desa sebesar Rp2,2 miliar per tahunnya. 

Namun ternyata, dana sebanyak itu hanya dimanfaatkan untuk membangun jalan konblok saja. Ia menduga, oknum kepala desa telah melakukan laporan fiktif atas penggunaan dana desa selama tiga tahun belakangan ini. 

"Indikasinya kuat soal dugaan data fiktif yang dibuat oleh oknum kepala desa agar bisa mencairkan dana miliaran rupiah setiap tahunnya," kata Lis melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (8/7/2019).

Pengawasan Lemah
Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tangerang, Ahmad Hafid, mengakui bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana desa memang lemah karena minimnya sumber daya manusia di desa-desa. 

"Kami minim soal pengawasan karena keterbatasan tenaga kerja," kata Hafid.

Meski demikian, Hafid berjanji akan memanggil dan menertibkan kepala Desa Kramat yang diduga telah melakukan penyimpangan.

#Dana   #desa   #kramat   #pakuhaji